BENGKULU –
**Borneonews - Mukomuko**, Alokasi pupuk bersubsidi untuk petani di Kabupaten Mukomuko, yang terletak di Provinsi Bengkulu, mengalami peningkatan yang signifikan pada tahun 2024. Penambahan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan pupuk yang diperlukan oleh para petani, terutama pada saat musim tanam padi yang sedang berlangsung. Peningkatan alokasi pupuk subsidi ini didasarkan pada Surat Keputusan (SK) dari Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Bengkulu Nomor 953 Tahun 2024. SK tersebut mengatur realokasi pertama dari pupuk bersubsidi yang dialokasikan untuk sektor pertanian tahun 2024. Dalam SK tersebut, Kabupaten Mukomuko memperoleh tambahan pupuk subsidi untuk dua jenis pupuk utama, yaitu pupuk urea dan NPK, dengan total penambahan mencapai 1.589 ton. Menurut Dodi Hardiansyah, Subkoordinator Saprodi, Alsintan dan Pembiayaan Dinas Pertanian Mukomuko, alokasi pupuk jenis urea ditingkatkan sebanyak 589 ton, sehingga jumlah keseluruhannya menjadi 2.050 ton, sedangkan pupuk NPK mengalami peningkatan dari 1.461 ton menjadi 2.461 ton. Dodi juga mengungkapkan rasa syukurnya karena usulan penambahan pupuk bersubsidi jenis NPK yang diajukan oleh pihaknya sebanyak 1.000 ton berhasil diterima dan diakomodasi oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Dinas terkait. Dia menekankan harapannya agar tambahan alokasi pupuk bersubsidi ini dapat memenuhi kebutuhan petani di Kabupaten Mukomuko selama musim tanam padi dan tanaman hortikultura. Selain itu, Dodi juga mengajak masyarakat untuk melaporkan jika ada penyalahgunaan terkait pupuk subsidi yang mungkin terjadi di wilayah tersebut. Pada awal tahun ini, Kabupaten Mukomuko telah menerima alokasi pupuk bersubsidi sebanyak 1.650 ton, yang terdiri dari 966 ton pupuk jenis urea dan 684 ton pupuk NPK ponska. Sementara itu, pada bulan Mei 2024, terjadi penguatan alokasi pupuk bersubsidi yang mencapai hampir 100 persen bagi pupuk jenis urea dan lebih dari 100 persen untuk jenis NPK. Dengan penambahan ini, total alokasi pupuk subsidi untuk tahun 2024 mencapai angka 3.100 ton, di mana mencakup 1.700 ton pupuk urea dan 1.400 ton pupuk NPK. Kementerian Pertanian, melalui Direktorat Jenderal Sarana dan Prasarana, juga telah menerbitkan surat yang menyampaikan Kepmentan Nomor: 51/KPTSP/RC.210/B/09/2024. Dalam surat tersebut, disebutkan bahwa alokasi pupuk subsidi jenis NPK untuk Pemerintah Provinsi Bengkulu pada tahun 2024 meningkat dari 37.496 ton menjadi 42.495 ton. ANTARA