JAKARTA –
**Borneonews - Beirut**, Tentara Lebanon baru-baru ini mengeluarkan peringatan kepada masyarakat mengenai upaya Israel yang berpotensi menjebak warga Lebanon dengan mengundang mereka mengunjungi situs yang berfungsi untuk kegiatan *spionase* dan pengumpulan informasi. Dalam pengumumannya pada hari Sabtu, 5 Oktober 2023, militer Lebanon menyatakan bahwa situasi serangan oleh Israel yang terus-menerus dilakukan di berbagai wilayah Lebanon telah mendorong musuh untuk mulai menyebar konten media di berbagai platform *media sosial*. Konten ini berupa video, tautan, dan aplikasi yang dirancang untuk menarik perhatian warga. Tentara Lebanon menegaskan bahwa modus operandi Israel ini bertujuan untuk menarik warga ke tempat-tempat yang digunakan untuk kegiatan intelejen. Pihak militer mengingatkan masyarakat akan bahaya keterlibatan dengan konten tersebut, menyoroti potensi konsekuensi hukum serta risiko keamanan yang dapat membahayakan negara dan masyarakat secara keseluruhan. Peringatan ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kekhawatiran di Lebanon terkait dugaan pelanggaran keamanan oleh Israel melalui jejaring *spionase* lokal. Terkait konflik ini, Hizbullah bersama dengan Israel terlibat dalam pertempuran di sepanjang perbatasan sejak dimulainya serangan Israel terhadap Jalur Gaza. Dari data terbaru, serangan Israel di Gaza telah mengakibatkan lebih dari 41.800 jiwa melayang, dengan mayoritas korban adalah wanita dan anak-anak. Hal ini terjadi setelah serangan mendadak yang dilakukan oleh kelompok perlawanan Palestina, Hamas, terhadap Israel pada Oktober 2023. Ditambah lagi, laporan dari pihak berwenang Lebanon menginformasikan bahwa sedikitnya 2.036 orang telah tewas akibat serangan Israel, sementara lebih dari 9.500 orang mengalami luka-luka. Selain itu, sekitar 1,2 juta orang telah mengungsi dari tempat tinggal mereka. Kekhawatiran juga muncul dari komunitas internasional yang memperingatkan bahwa tindakan Israel di Lebanon dapat mengeskalasi konflik Gaza menjadi perang yang lebih luas, dengan dampak yang jauh lebih besar bagi kawasan tersebut. ANTARA