**Borneonews - Magetan**, Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa, mengunjungi Pasar Sayur 1 Magetan pada hari Minggu dan menerima berbagai aspirasi dari pengunjung, baik pedagang maupun pembeli. Kunjungan ini menjadi sarana bagi Khofifah untuk mendengarkan langsung permasalahan yang dihadapi oleh para pedagang. Dalam perbincangannya dengan para pedagang, Khofifah mencatat keinginan mereka terkait pembaruan infrastruktur pasar yang telah menunggu renovasi selama waktu yang cukup lama. Setelah melakukan konfirmasi, ia menemukan bahwa anggaran yang diperlukan untuk renovasi tersebut diperkirakan mencapai lebih dari Rp100 miliar. Oleh karena itu, Khofifah berencana untuk menyampaikan aspirasi ini kepada pemerintah pusat dan akan berusaha agar proyek tersebut menjadi prioritas. Lebih jauh, Khofifah juga menggarisbawahi potensi pasar ini, terutama dalam hal kualitas komoditas sayur-sayuran yang dijual. Ia menyoroti bahwa sayuran seperti wortel dan kentang dari Magetan memiliki cita rasa yang segar dan berkualitas tinggi. Dia melihat adanya peluang besar bagi para petani dan pedagang untuk mendapatkan nilai tambah jika produk sayuran dari Magetan dapat diakses di pasar-pasar induk yang ada di Surabaya dan Sidoarjo. "Hal ini menuntut adanya konektivitas yang lebih baik antara pedagang di Magetan dan pedagang yang ada di Surabaya maupun Sidoarjo. Sehingga, produk-produk mereka dapat dijual dengan harga yang lebih tinggi," ujar Khofifah. Setelah menyusuri pasar dan berdialog dengan para pedagang, Khofifah juga meluangkan waktu untuk sarapan bersama sekitar 60 orang buruh gendong. Di Pasar Sayur 1 Magetan, terdapat sekitar 600 buruh gendong yang mengandalkan penghasilan dari jasa mengangkut belanjaan para pembeli. Sarapan yang digelar di sebuah warung dekat pasar tersebut berlangsung hangat, dan Khofifah menerima banyak doa serta harapan baik dari para buruh gendong dan pedagang. "Alhamdulillah, hari ini bisa bertemu dengan para buruh gendong. Mereka adalah perempuan-perempuan yang menjadi tulang punggung ekonomi keluarga dengan bekerja sebagai pembawa belanjaan. Semoga mereka selalu diberi kesehatan dan kelancaran rejeki oleh Allah," ungkapnya. Khofifah menyatakan bahwa kunjungannya ke pasar selalu memberikan semangat bagi dirinya. Setiap kali mendengarkan doa dan harapan dari masyarakat, ia merasakan energi positif yang kuat. "Doa-doa tersebut luar biasa bagi kami. Semoga harapan dari mereka bisa membantu kami mencapai kemenangan yang signifikan dalam pilkada ini," tuturnya. Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Timur 2024 diikuti oleh tiga pasangan calon, yaitu Nur Hamidah-Lukmanul Khakim sebagai nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa bersama Emil Elestianto Dardak di nomor urut 2, serta Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta di nomor urut 3. Masa kampanye untuk pilkada ini berlangsung dari 25 September hingga 23 November 2024. Sementara itu, pemungutan suara dijadwalkan pada 27 November 2024, diikuti dengan proses penghitungan suara dan rekapitulasi hasil yang berlangsung hingga 16 Desember 2024. ANTARA