JAKARTA –
**Borneonews - Utah, AS**, Petarung kelas berat ringan dari Ultimate Fighting Championship (UFC), Alex Pereira, sukses mempertahankan gelar juara untuk ketiga kalinya. Pada malam yang dramatis di UFC 307, yang berlangsung di Delta Center, Pereira menghadapi Khalil Rountree dan berhasil meraih kemenangan melalui *knockout* (KO) pada ronde keempat. Pertarungan tersebut menunjukkan ketegangan tinggi, di mana Pereira mengakhiri laga dengan menghujani Rountree dengan pukulan yang membuat lawannya mengalami beberapa cedera di wajah. Dalam sesi wawancara setelah pertarungan, Pereira menyatakan, "Saya dapat mengatakan bahwa ini adalah salah satu pertarungan terberat yang pernah saya jalani." Sejak awal pertandingan, Rountree tampil agresif tanpa rasa takut, berusaha mengejar Pereira dengan serangan cepat dari jarak jauh. Namun, Pereira dengan cerdik membalas serangan tersebut dengan tendangan betis yang kuat sambil menjaga jarak aman dari lawan. Rountree sempat berhasil melayangkan pukulan tangan kiri yang mengenai wajah Pereira, namun serangannya tidak cukup berhasil karena perbedaan tinggi badan dan jangkauan yang menguntungkan Pereira. Di akhir ronde pertama, Rountree terlihat kehabisan tenaga setelah menghabiskan banyak usaha untuk mengejar gerakan Pereira. Memasuki ronde ketiga, Rountree mencoba meningkatkan variasi serangannya dengan melakukan tendangan ke tubuh. Namun, Pereira tidak tinggal diam. Ia memberikan respon yang efektif dengan tendangan betis yang mengancam dan melanjutkan serangan dengan tangan kanan yang kuat. Tekanan yang diberikan oleh Pereira semakin intens, termasuk serangan *jab* yang cepat membuat Rountree terlihat ceroboh dalam percobaan serangannya. Menjelang akhir ronde ketiga, Pereira mencoba meluncurkan serangan lutut yang hampir berhasil mengenai kepala Rountree, tetapi Rountree mampu menghindar dari potensi *knockout* tersebut. Pada ronde keempat, Pereira melancarkan kombinasi pukulan yang kuat hingga membuat Rountree terpaksa mundur ke sisi ring. Dengan serangan tubuh yang brutal dan dua pukulan keras, Pereira akhirnya menjatuhkan Rountree ke kanvas dengan satu serangan akhir yang menentukan. Usai laga, Pereira mengakui bahwa Rountree menunjukkan banyak kualitas yang patut dihargai. Walaupun Rountree mengalami kekalahan, ia tetap menghormati performa Pereira, mengungkapkan bahwa ia menikmati momen tersebut meskipun gagal dalam usaha pertamanya meraih gelar juara UFC. Rountree mengomentari ketangkasan Pereira dengan berkata, "Dia melakukan tugasnya dengan sangat baik dalam menghindari pukulan," menambahkan bahwa keahlian itu sangat sulit dilawan. Pertarungan ini tentu menjadi momen penting dalam karier kedua petarung tersebut, dengan Pereira menunjukkan kemampuannya untuk kembali menjaga reputasinya sebagai juara. ANTARA