AMBON –
**Borneonews - Ambon**, Universitas Pattimura (Unpatti) yang berlokasi di Ambon, Maluku, ditunjuk sebagai tuan rumah dalam pertemuan tahunan antara Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se-Indonesia Timur. Acara ini dijadwalkan berlangsung pada tanggal 7 hingga 8 Oktober 2024. Sebagaimana diinformasikan oleh Wakil Rektor IV Universitas Pattimura, Ruslan HS Tawari, pertemuan ini akan dihadiri oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, yang dijadwalkan tiba di Ambon pada Senin pagi. Dalam pertemuan ini, terdapat dua agenda utama yang akan dilaksanakan. Agenda pertama adalah lokakarya yang bertujuan memperkuat tata kelola dan integrasi *Learning Management System* (LMS) di PTN Kawasan Timur Indonesia (KTI) menuju status *World Class University* atau universitas bertaraf internasional. Agenda kedua adalah peresmian Pusat Manajemen Publikasi Jurnal. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mempertemukan pemimpin perguruan tinggi sehingga mereka dapat memiliki pemahaman yang sejalan mengenai pengembangan institusi pendidikan di Indonesia timur. Kolaborasi ini diharapkan dapat membangun sistem pendidikan yang lebih baik serta meningkatkan akreditasi. Ruslan menambahkan bahwa dengan adanya inisiatif ini, perguruan tinggi bukan hanya dilihat sebagai institusi yang independen. Namun, mereka juga berperan sebagai lokomotif pembangunan di kawasan timur Indonesia. “Kami sudah berdiskusi dengan Menteri ESDM untuk bersama-sama dengan institusi pendidikan di wilayah timur dalam upaya mempercepat pembangunan,” ungkapnya. Ketua Panitia Pelaksana, Djufri Pattilouw, menjelaskan bahwa pertemuan ini diharapkan dihadiri oleh 46 pimpinan universitas dan politeknik negeri dari berbagai daerah di Indonesia timur. Dalam lokakarya penguatan tata kelola dan integritas *LMS* Dikti menuju *World Class University*, para narasumber yang diundang akan mencakup Prof. Ary Purbayanto, Prof. Ranny AR, dan Prof. Eng Adi Wahyudi Paundu. Sementara itu, dalam sesi tentang Pusat Manajemen Publikasi Jurnal, narasumber yang akan berbagi ilmu adalah Prof. Jamaluddin Jompa, Prof. Dahlang, dan Prof. Febby Polnaya. “Tema utama dari pertemuan ini adalah transformasi, sinergi, dan inovasi menuju *World Class University*,” tambahnya. Selain agenda pertemuan tersebut, kedatangan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia juga akan dimanfaatkan untuk melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung *sport center* di Universitas Pattimura yang akan dinamakan atas nama beliau. Hal ini merupakan pengakuan terhadap kontribusi Menteri ESDM sebagai tokoh muda yang berasal dari Indonesia timur dan telah menunjukkan prestasi di tingkat nasional. Bahlil Lahadalia diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat di kawasan timur, khususnya bagi warga Provinsi Maluku. Selain kegiatan tersebut, menteri juga direncanakan akan mengunjungi Negeri Hila Kaitetu untuk menyaksikan wisata masjid serta gereja tertua di daerah tersebut. ANTARA