**Borneonews - Jakarta**, Pembalap muda David Alonso dari tim CFMOTO Gaviota Aspar Team telah resmi dinyatakan sebagai juara dunia *Moto3* 2024. Prestasi ini diraih setelah ia mencatatkan sepuluh kemenangan, dengan kemenangan teranyarnya pada Grand Prix Jepang yang berlangsung di Sirkuit Motegi pada hari Minggu.
Kemenangan ini menciptakan sejarah baru bagi Kolombia, karena Alonso menjadi pembalap pertama dari negara tersebut yang berhasil meraih gelar juara di ajang grand prix. Perjalanan Alonso menuju kesuksesan di kejuaraan dunia dimulai pada tahun 2019 ketika ia berpartisipasi di European Talent Cup (ETC), yang merupakan langkah awalnya menuju *Road to MotoGP*.
Selama musim pertamanya, Alonso menunjukkan performa yang mengesankan dengan menempati posisi kelima secara keseluruhan dan berhasil naik podium sebanyak empat kali. Keberhasilan ini memodendongnya untuk meraih gelar ETC pada tahun 2020, di mana ia mencatatkan lima kemenangan keberhasilan bersama Aspar Team.
Selain berkompetisi di ETC, pada tahun yang sama, pembalap asal Kolombia ini juga berpartisipasi dalam Red Bull MotoGP Rookies Cup dan menunjukkan konsistensinya dengan meraih berbagai hasil positif. Pada tahun 2021, ia berhasil menjadi juara Rookies Cup dengan meraih enam kemenangan. Tahun tersebut juga mencatatkan dua podium tambahan dalam debutnya di kelas JuniorGP.
Alonso melanjutkan performanya di JuniorGP pada tahun 2022 dan semakin menunjukkan kelasnya dengan mengamankan kemenangan pertama di Valencia. Setelah itu, ia melakukan debutnya di kelas Moto3 pada tahun 2023 dengan sangat baik. Hanya dalam empat balapan, ia berhasil meraih podium pertama dalam kariernya di Moto3, menjadikannya sebagai pembalap Kolombia pertama yang mencatatkan namanya di podium grand prix.
Tren positif prestasi Alonso terus berlanjut, terutama setelah balapan di Silverstone. Ia meraih kemenangan di Barcelona, Misano, dan Buriram, yang semakin menguatkan posisinya di pentas balap dunia. Di akhir musim 2023, Alonso berhasil mengakhiri kompetisi dengan finis di peringkat ketiga, hanya terpaut 30 poin dari juara dunia Jaume Masia.
Memasuki tahun 2024, banyak yang menjagokan Alonso sebagai favorit. Kemenangannya di Qatar menjadi sinyal positif mengenai potensi besar yang dimilikinya, yang juga membawa CFMOTO sebagai pabrikan asal Cina pertama yang meraih kemenangan di grand prix. Sepanjang tahun 2024, Alonso melanjutkan dominasi dengan meraih sembilan kemenangan tambahan, termasuk kemenangan terbaru di Grand Prix Jepang. Hal ini menjadikannya sebagai pemegang rekor terbanyak dalam sejarah *Moto3* dengan total 14 kemenangan.
Meskipun telah meraih titel juara dunia, Alonso bersama rekan-rekan pembalap lainnya di grid masih harus menyelesaikan sisa empat balapan untuk menuntaskan musim 2024.
ANTARA
David Alonso Raih Gelar Juara Dunia Moto3 2024 untuk Kolombia
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Veda Ega Alihkan Fokus ke GP Malaysia Usai GP Australia Batal
Shin Tae-yong Tekankan Pembinaan Usia Dini untuk Majukan Sepak Bola
Madura United Bidik 3 Poin saat Hadapi Persebaya
Tentara Yaman Lumpuhkan Lebih dari 300 Petempur Houthi
Veda Pratama Hormati Keputusan Pembatalan Moto3 Australia
Kebakaran Terjadi di Masjid Al-Muhajirin Cempaga Kotim
Komentar (0)
Memuat komentar…







