PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Seorang remaja inisial D berusia 16 tahun, asal Desa Amin Jaya, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat tenggelam saat akan memancing dan mencari kerang di Sungai Sebukat, Minggu, 6 Oktober 2024 sekitar pukul 16.20 WIB.

Korban yang masih bersatus pelajar ditemukan oleh warga sekitar, tidak jauh dari lokasi ia tenggelam.

Kapolsek Pangkalan Banteng yang baru, Iptu Agung Sugiarto, menyampaikan, adapun kronologinya sayitu korban bersama teman - temannya, berangkat berempat dari PT. Wanasawit rencana mau mencari kerang dan mancing di Sebukat.

"Setelah sampai di Pelabuhan Sebukat, bertemu dengan RI dan AI anak-anak asli Sebukat. Selanjutnya, mereka langsung naik sampan menuju kapal (Tongkang Nusa Lease dan Tugboat Adam Tug), untuk mancing dan mandi - mandi," ujarnya.

Kemudian RA menawarkan untuk mencari kerang di tepian seberang sungai. Para remaja berjumlah 7 orang tersebut, berenang ke seberang sungai dengan berenang, karena sampan yang sebelumnya mengantar mereka ke kapal sudah di bawa pulang.

Setelah berenang AI, RI, RA, AN dan PI telah sampai di seberang sungai. Tetapi korban D dan AC masih berada di tengah sungai dan sudah lemas tidak kuat berenang lagi, sambil berteriak minta tolong.

Kemudian setelah AN mendengar teriakkan minta tolong langsung memotong pelepah Nipah di jadikan sebagai pelampung, untuk membantu menolong AC dan korban D yang sudah kepayahan.

"Setelah mendapatkan pelepah Nipah langsung berenang menggunakan pelampung pelepah Nipah tersebut mendatangi dan menolong AC. Tetapi korban D sudah tidak terlihat lagi," tuturnya.

Kemudian AN membawa AC ke pinggir sungai ke arah kampung, tetapi terbawa arus kearah hilir. Sementara RA dan RI berenang ke kapal untuk minta tolong ABK, tapi tidak ada respon dari orang kapal.

--page

Selanjutnya, RA dan RI berenang ke pelabuhan untuk mengambil sampan, untuk menjemput AN dan AC yang menunggu di pinggir sungai sebelah hilir.

Setelah sampai di pelabuhan, AN dan RI mendatangi rumah pak RT dan memberitahukan bahwa ada teman mereka D telah tenggelam dan hanyut di sungai, di dekat kapal dan minta tolong untuk menjemput PI dan AB yang berada di seberang sungai.

"Pak RT yang mendapatkan informasi hal tersebut, memberitahukan kepada warga lainnya, bahwa ada anak tenggelam," ungkapnya.

Selanjutnya bersama warga melakukan pencarian korban di sekitar lokasi korban tenggelam. Sekitar pukul 16.20 WIB, korban di temukan sudah dalam keadaan meninggal dunia oleh warga yang melakukan pencarian dengan posisi di dasar sungai di sebelah hilir kapal.

Selanjutnya membawa korban ke Puskesmas Karang Mulya dan dibawa ke rumah duka. (DANANG/R)