SEMARANG –
**Borneonews - Solo**, Sekitar 2.500 personel keamanan dari berbagai instansi dikerahkan untuk menjaga keamanan selama upacara pembukaan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII. Acara ini berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, pada Minggu malam dan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo. Komandan Regu Keamanan Peparnas XVII, Bambang Sapta Adji, menyatakan bahwa personel tersebut berasal dari TNI, Polri, serta petugas keamanan swasta. Dalam pernyataannya, Bambang mengungkapkan bahwa sebagian besar dari pengamanan diambil dari anggota TNI-Polri, mengingat acara tersebut diresmikan oleh kepala negara. Lebih lanjut, Bambang menekankan bahwa tidak ada kendala yang signifikan selama proses pengamanan pada upacara pembukaan tersebut. Ia menyatakan, "Persiapan sudah berjalan dengan baik dan kami telah mempersiapkan ini selama satu bulan." Bambang juga menegaskan bahwa standar pengamanan yang diterapkan tidak diturunkan, setara dengan standar pengamanan yang biasa diterapkan pada acara internasional yang diselenggarakan di Solo. Pekan Paralimpiade Nasional 2024 dijadwalkan akan menggelar kompetisi untuk 20 cabang olahraga. Beberapa cabang tersebut meliputi para-panahan, para-atletik, para-bulu tangkis, boccia, para-catur, dan lain sebagainya. Tidak hanya itu, terdapat juga dua cabang olahraga eksibisi, yaitu *para-e-sport* dan bola basket kursi roda. Sebanyak 5.178 atlet dari 35 provinsi di Indonesia akan berpartisipasi dalam Peparnas yang diadakan di Solo. Lokasi pertandingan akan tersebar di berbagai venue, termasuk Stadion Manahan untuk sebagian besar olahraga, serta tempat-tempat lain seperti Stadion Sriwedari untuk para-atletik dan Edutorium UMS untuk para-bulu tangkis. Dengan kesiapan yang telah dilakukan jauh-jauh hari, diharapkan Peparnas XVII dapat berlangsung sukses dan meriah, serta memberikan pengalaman berharga bagi para atlet dan pengunjung. ANTARA