SEMARANG –
**Borneonews - Solo**, Panitia Besar Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) 2024 yang berlangsung di Solo berkomitmen untuk memastikan bahwa para atlet penyandang disabilitas mendapatkan kesempatan yang setara dalam bidang olahraga. Ketua PB Peparnas 2024, DB Susanto, menyatakan pentingnya upaya maksimal demi kesetaraan para atlet selama acara ini. Dalam sambutannya pada pembukaan acara yang dihelat di Stadion Manahan, Solo, pada hari Minggu, Susanto menekankan bahwa pihaknya bertekad untuk terus berjuang demi memberikan hak yang sama bagi atlet penyandang disabilitas, baik dalam arena olahraga maupun kehidupan sehari-hari. Peparnas telah mengalami perkembangan yang signifikan sejak pertama kali digelar pada tahun 1957 di Solo. Hal ini terlihat dari bertambahnya jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan, sehingga menghasilkan kompetisi yang lebih beragam dan menarik. Pada edisi kali ini, yang berlangsung dari 6 hingga 13 Oktober, terdapat 20 cabang olahraga dan total 680 nomor pertandingan yang akan diperebutkan. Jumlah peserta dalam Peparnas kali ini cukup mengesankan, dengan 5.385 atlet dan ofisial yang mewakili 35 provinsi di seluruh Indonesia. Panitia juga telah menyiapkan 16 venue untuk menyelenggarakan pertandingan. Dari semua provinsi, Jawa Tengah mencatatkan jumlah atlet terbanyak, yaitu 376 atlet, diikuti oleh Jawa Barat dengan 346 atlet. Kesempatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sebagai platform untuk meningkatkan kesadaran dan pengakuan akan potensi atlet penyandang disabilitas di tanah air. Melalui Peparnas, diharapkan akan tercipta suasana inklusif yang memberikan dukungan serta motivasi bagi para atlet untuk meraih prestasi terbaik. ANTARA