BANGKA BELITUNG –
**Borneonews - Pangkalpinang**, Penjabat Wali Kota Pangkalpinang yang berada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung baru-baru ini melakukan kunjungan ke beberapa pasar tradisional. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan bahwa fasilitas umum tersebut bersih dan teratur, sehingga memberikan kenyamanan kepada masyarakat yang menggunakannya. Wali Kota Pangkalpinang, Budi Utama, menjelaskan bahwa dalam kunjungan tersebut, mereka meninjau kondisi Pasar Ratu Tunggal. Dalam pengamatannya, setelah penataan yang dilakukan sebelumnya, kondisi pasar menunjukkan perbaikan yang signifikan dengan suasana yang lebih nyaman dan tertib. “Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam merapikan pasar, terutama kepada petugas dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Satuan Polisi Pamong Praja, serta tim kebersihan,” tambahnya. Ia menegaskan bahwa hasil kerja bersama telah terlihat, dan saat ini pasar tampak bersih dan rapi. Namun, ia juga menyoroti perlunya perbaikan lebih lanjut, terutama terkait dengan lokasi penempatan pedagang ayam di pinggir jalan. Budi Utama berharap agar para pedagang dapat mematuhi aturan yang ada dan mengikuti rekomendasi pemerintah untuk relokasi ke area yang sudah disediakan. “Kita ingin menciptakan lingkungan yang lebih tertib dan nyaman untuk berjualan,” ujarnya. Ia menjelaskan rencana untuk membangun rangka baja sebagai tempat berjualan bagi para pedagang agar terlihat lebih teratur. Pemerintah Kota Pangkalpinang juga mengumumkan rencana untuk merapikan jembatan yang dulunya menjadi tempat berjualan dan memperbaiki sistem penerangan jalan di area pasar. Selain itu, ada rencana untuk mengecat ulang jembatan serta tugu PKK dan memasang lampu penerangan. Untuk Pasar Ratu Tunggal, pembangunan toilet serta gerbang masuk akan dilakukan melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan yang didukung Bank Sumsel Babel. Lebih lanjut, Pemkot Pangkalpinang berkolaborasi dengan TNI untuk melakukan aksi gotong royong dalam membersihkan Pasar Ikan Kranas di Jalan Trem dan Pasar Ratu Tunggal. Kegiatan peninjauan juga dilanjutkan ke Pasar Irian untuk memantau kondisi lahan parkir. Dari hasil tinjauan awal, Wali Kota Budi Utama melihat adanya potensi kantong parkir tambahan di Pasar Irian yang bisa meningkatkan pendapatan asli daerah. Menurutnya, pada akhir pekan, lahan di SD Negeri 11 Pangkalpinang dapat dimanfaatkan sebagai area parkir bagi pengunjung pasar, yang diharapkan dapat mengurangi kemacetan. Sebelum mewujudkan rencana tersebut, pihaknya merencanakan pertemuan dengan Kepala Dinas Pendidikan dan pihak sekolah untuk membahas penggunaan lahan. “Dengan memanfaatkan lahan tersebut saat anak-anak sekolah libur, kita dapat meningkatkan pendapatan daerah dan mengurangi kemacetan di area pasar,” pungkasnya. ANTARA