JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil, mengumumkan rencananya untuk meluncurkan tiga program khusus bagi perempuan. Langkah ini diambil untuk menangani permasalahan ketimpangan gender yang masih terlihat di Jakarta. Dalam debat perdana yang berlangsung pada hari Minggu di Jakarta, Ridwan Kamil menegaskan pentingnya pendidikan dalam upaya mengatasi ketidaksetaraan gender. Ia menyatakan, "Ketimpangan gender ini kuncinya yang pertama adalah pendidikan." Pria yang biasa dipanggil Kang Emil ini menyoroti adanya program inisiatif dari DPRD DKI Jakarta yang mendukung pendidikan gratis. "Kita telah menyediakan akses pendidikan tidak hanya di sekolah negeri, tetapi juga di sekolah swasta yang telah dipilih. Ini menjadi dukungan khusus bagi perempuan," ungkapnya. Lebih lanjut, Ridwan menambahkan bahwa program kedua akan berupa pendidikan yang diarahkan khusus untuk perempuan, terutama para ibu. "Kita berencana untuk mendirikan sekolah perempuan untuk emak-emak. Kami akan menyelenggarakan kelas di balai RW dengan kurikulum yang mencakup ekonomi keluargadan keharmonisan rumah tangga," jelasnya. Selain itu, Ridwan juga mengusulkan program kredit bagi ibu-ibu yang membutuhkan pekerjaan. "Kami memiliki program kredit mesra tanpa bunga dan tanpa agunan. Jadi, cukup dengan mendaftar berkelompok, di mana satu orang bertanggung jawab untuk orang lainnya," papar Ridwan Kamil. Ia percaya bahwa sinergi antara akses kemudahan untuk berusaha, pendidikan informal bagi para ibu, dan pendidikan formal akan memberi dampak signifikan dalam mengurangi indeks ketimpangan gender. "Ketiga program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup perempuan. Saya meyakini bahwa perempuan harus mendapatkan perlindungan dan kesetaraan yang dijamin oleh gubernur," tegasnya. Pernyataan Ridwan Kamil ini merupakan tanggapan terhadap pertanyaan mengenai langkah-langkah strategis yang dapat diambil untuk meningkatkan keterlibatan perempuan dalam dunia pendidikan dan angkatan kerja. Debat yang dihadiri oleh Ridwan Kamil dan pasangan calon lainnya berlangsung di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, pada malam hari. Para peserta debat termasuk pasangan calon nomor urut 2, Dharma Pongrekun-Kun Wardana, dan pasangan calon nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno. Tema debat perdana ini berfokus pada “Penguatan SDM dan Transformasi Jakarta menjadi Kota Global”. Visi, misi, serta program kerja yang dipresentasikan oleh para calon diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemilih menjelang pemungutan suara yang dijadwalkan pada 27 November 2024. Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta telah merencanakan serangkaian debat selanjutnya, dengan debat kedua akan diadakan pada tanggal 27 Oktober dan debat ketiga pada 17 November. ANTARA