**Borneonews - Jakarta**, Calon wakil gubernur DKI Jakarta dengan nomor urut 1, Suswono, menegaskan pentingnya memasukkan kebudayaan Betawi ke dalam kurikulum pendidikan sejak dini. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk melestarikan dan membangun kebudayaan lokal yang kian terpinggirkan di Jakarta.
Saat berpartisipasi dalam debat calon gubernur dan wakil gubernur yang diselenggarakan di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta Pusat, Suswono menyatakan, Kami akan berkomitmen untuk menghidupkan kembali gerakan membangun kebudayaan Betawi. Semua ini harus dimulai dari pendidikan, sehingga materi tentang budaya Betawi bisa dimasukkan ke dalam kurikulum pendidikan. Ini, menurutnya, merupakan langkah strategis untuk menjaga warisan budaya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya penggerakan lembaga adat sebagai bagian dari upaya regenerasi yang bertujuan untuk menjaga dan melestarikan kebudayaan Betawi. Suswono juga menyoroti bahwa perlindungan terhadap situs dan cagar budaya harus dilakukan dengan serius. Ia mengungkapkan, Jakarta tidak berbeda dengan kota-kota lainnya, sehingga perlu ada ciri khas yang dapat dikenali. Kami berencana untuk menampilkan simbol-simbol budaya Betawi di berbagai lokasi yang memungkinkan.
Debat ini merupakan yang pertama bagi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur dalam Pilkada DKI Jakarta 2024, yang diorganisir oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta. Peserta debat lainnya meliputi pasangan gubernur dan wakil gubernur nomor urut 2, Dharma Pongrekun-Kun Wardana, serta nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno. Tema yang diangkat dalam debat kali ini berfokus pada Penguatan Sumber Daya Manusia dan Transformasi Jakarta menjadi Kota Global.
Melalui kesempatan ini, setiap pasangan calon menyampaikan visi, misi, dan program kerja mereka. Hal ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi masyarakat saat pemungutan suara yang dijadwalkan berlangsung pada 27 November 2024.
KPU DKI Jakarta juga telah merencanakan serangkaian debat lanjutan, di mana debat tahap kedua akan digelar pada 27 Oktober, diikuti dengan debat ketiga yang dijadwalkan pada 17 November.
ANTARA
Suswono Usulkan Materi Kebudayaan Betawi di Kurikulum Pendidikan
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Satresnarkoba Polres Seruyan Tangkap Pengedar Sabu di Rungau Raya, 14 Paket Disita
Kemenpar Harap Sepak Bola Sebagai Sport Tourism Promosikan Pariwisata
DPKP Tingkatkan Pemantauan Kesehatan Hewan di Tengah Ancaman Kabut Asap
Pelajar SMA Palangka Raya Raih Medali Emas Kompetisi Riset Internasional
SMAN 3 Kasongan Terima Dua Interactive Panel Display dan Starlink
Kholidin/Noviera Raih Perak para Panahan Asian Para Games 2026
Komentar (0)
Memuat komentar…







