**Borneonews - Jakarta**, Calon gubernur dengan nomor urut 3 dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2024, Pramono Anung, telah menegaskan bahwa ia tidak berminat untuk maju sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029. Dalam debat pertama yang berlangsung pada hari Minggu, Pramono menyatakan, "Saya cukup maju di Pilkada DKI saja."
Meskipun menyampaikan pernyataannya tersebut, Pramono tidak memberikan penjelasan rinci mengenai alasan di balik keputusan untuk tidak mengikuti kontestasi pilpres mendatang. Tanggapan ini muncul sebagai respons terhadap ajakan dari calon gubernur nomor urut 2, Dharma Pongrekun, yang mendorongnya agar mendaftar sebagai calon presiden.
Dharma sendiri mengekspresikan keinginannya untuk menjabat sebagai staf ahli khusus dalam bidang *cyber security* jika Pramono terpilih sebagai presiden. Ia berpendapat bahwa isu terkait *cyber security* adalah masalah yang tidak akan pernah sepenuhnya terselesaikan. Dalam kesempatan tersebut, Pramono menekankan pentingnya pelindungan data negara. Ia menegaskan bahwa negara harus bertanggung jawab dalam melindungi data agar tidak bocor atau diakses oleh pihak yang tidak berwenang.
Menurut Pramono, "Data saat ini merupakan sebuah aset yang sangat berharga, sehingga menjadi tanggung jawab negara untuk memastikan data tersebut tetap aman. Seharusnya, Badan Sandi Negara (BSSN) bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk melaksanakan perlindungan data, agar tidak ada yang berhasil mencurinya."
Debat pertama yang diadakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta berlangsung di Jakarta International Expo (JIExpo) di Kemayoran, Jakarta Pusat, pada malam hari Minggu. Dalam debat tersebut, para peserta terdiri dari pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, yaitu Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) sebagai nomor urut 1, Dharma Pongrekun-Kun Wardana (Dharma-Kun) sebagai nomor urut 2, serta Pramono Anung-Rano Karno (Pram-Doel) sebagai nomor urut 3.
Tema yang diangkat dalam debat tersebut adalah "Penguatan Sumber Daya Manusia dan Transformasi Jakarta menjadi Kota Global." Debat ini terdiri dari enam segmen, dimulai dengan pemaparan visi dan misi masing-masing paslon. Selanjutnya, segmen kedua dan ketiga melibatkan pertanyaan dari panelis, sementara segmen keempat dan kelima merupakan sesi tanya jawab antar pasangan calon. Debat ini diakhiri dengan segmen penutup.
KPU DKI Jakarta juga telah menetapkan jadwal untuk debat tahap kedua yang akan dilaksanakan pada 27 Oktober, diikuti oleh debat ketiga pada 17 November mendatang.
ANTARA
Pramono Anung Tegaskan Tidak Maju Sebagai Capres 2029
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Hadapi Isenmulang FC, PSIM Fokus Pulihkan Fisik dan Benahi Pertahanan
Komentar (0)
Memuat komentar…







