**Borneonews - Jakarta**, Calon wakil gubernur yang mencalonkan diri dalam Pemilihan Kepala Daerah Jakarta 2024, Kun Wardana, menekankan pentingnya penyediaan fasilitas budaya di Jakarta secara gratis. Menurutnya, langkah ini sangat diperlukan untuk menjaga keberlangsungan dan eksistensi budaya Betawi di tengah masyarakat.
Dalam debat perdana yang berlangsung pada Minggu malam, Kun menyatakan bahwa kesadaran publik terhadap budaya Betawi perlu ditanamkan sejak dini melalui pendidikan. Ia menganggap, pendidikan budaya harus dimasukkan ke dalam kurikulum mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) dan seterusnya. Dengan demikian, generasi mendatang akan lebih memahami dan menghargai warisan budaya mereka.
Kun juga menyoroti pentingnya penyediaan sarana dan prasarana yang mendukung untuk masyarakat dan komunitas budaya. Ia mengusulkan, pembangunan fasilitas budaya dapat dilakukan di setiap Rukun Warga (RW) di DKI Jakarta untuk memperkuat budaya Betawi dari akar-akarnya.
Lebih lanjut, ia berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap wilayah yang memiliki fasilitas seni dan budaya, seperti Taman Ismail Marzuki (*TIM*), dapat diakses secara gratis oleh masyarakat. Untuk mencapai tujuan ini, Kun berencana untuk mengembalikan pengelolaan *TIM* kepada Dinas Kebudayaan Provinsi Jakarta, sehingga tidak lagi dikelola oleh Jakpro.
Kun juga menekankan pentingnya perhatian terhadap kesejahteraan para budayawan. Ia mengindikasikan bahwa pendapatan yang mereka terima saat ini tidak memenuhi standar yang layak. Oleh karena itu, ia meminta adanya peningkatan dalam hal kesejahteraan untuk memastikan ekosistem budaya yang sehat. Hal ini diharapkan dapat mendorong pengembangan pariwisata berbasis budaya di Jakarta.
Debat tersebut berlangsung di Jakarta International Expo (*JIExpo*) di Kemayoran dan dihadiri oleh beberapa pasangan calon lainnya, yaitu Ridwan Kamil-Suswono (RIDO), Dharma Pongrekun-Kun Wardana (Dharma-Kun), dan Pramono Anung-Rano Karno (Pram-Doel). Tema yang diusung dalam acara tersebut adalah Penguatan Sumber Daya Manusia dan Transformasi Jakarta menjadi Kota Global.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta telah merencanakan debat kedua pada tanggal 27 Oktober mendatang, diikuti dengan debat ketiga yang dijadwalkan pada 17 November.
ANTARA
Kun Wardana dorong fasilitas budaya gratis untuk dukung budaya Betawi
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Bupati Kotim Tinjau Pembangunan Rumah Anak Korban Perundungan
Pengepul Pertalet di Kapuas yang Diringkus Ditpolairud Polda Kalteng beli BBM Subsidi dengan Harga Rp 470 per Jeriken
Bupati Seruyan Minta Pelajar Hindari Bullying
Nenek Sebatang Kara di Kotim Sakit dan Hidup Sendiri, Bupati Minta Dipantau Rutin
Bupati Kotim Pastikan Pemda Bantu Pembangunan Masjid Al-Muhajirin yang Terbakar
Senkom Mitra Polri Kobar Dukung Operasi Patuh Telabang 2026
Komentar (0)
Memuat komentar…







