JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Calon gubernur DKI Jakarta dengan nomor urut 2, Dharma Pongrekun, menekankan pentingnya kemandirian dalam akses internet di Indonesia. Hal ini bertujuan untuk mencegah kebocoran data siber yang merugikan. Dalam pernyataannya di acara debat berlangsung yang diselenggarakan oleh KPU Jakarta, Dharma mengungkapkan bahwa selama bangsa ini belum memiliki infrastruktur internet yang mandiri, potensi kebocoran data akan terus mengancam keamanan informasi. Dharma juga menjelaskan bahwa walaupun pengguna berusaha dengan berbagai cara, seperti mengubah password berulang kali, semua usaha tersebut menjadi tidak efektif jika sistem internet yang digunakan masih tergantung pada pihak luar. Menurutnya, masalah kebocoran data Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) baru teridentifikasi setelah pelakunya mengungkapkan tindakannya. "Penjahat data PDNS berbicara mengenai aksinya dan itu baru terdeteksi," jelas Dharma. Dia menegaskan bahwa pada saat ini, data pribadi masyarakat Indonesia telah banyak yang bocor, dan ia memiliki pemahaman yang baik mengenai *Internet of Things* (IOT). Dharma menambahkan, dalam era globalisasi yang mempertemukan berbagai batasan, terdapat tantangan yang signifikan di dunia maya. Tanpa upaya yang serius untuk mengembangkan internet secara mandiri, Indonesia berisiko terus menerus menjadi sasaran pengawasan dari sistem *Artificial Intelligence* (AI) yang canggih. "Masalah terkait keamanan siber (*cyber security*) tidak akan pernah berakhir," ungkapnya tegas. Debat pertama antara pasangan calon gubernur dan wakil gubernur untuk Pilkada DKI Jakarta 2024 diadakan di Jakarta International Expo (JIExpo) yang berlangsung pada malam hari, dengan tema "Penguatan SDM dan Transformasi Jakarta menjadi Kota Global". Pasangan calon yang turut berpartisipasi dalam debat tersebut adalah Ridwan Kamil-Suswono (nomor urut 1), Dharma Pongrekun-Kun Wardana (nomor urut 2), dan Pramono Anung-Rano Karno (nomor urut 3). Selanjutnya, KPU DKI Jakarta telah merencanakan jadwal untuk debat kedua yang akan digelar pada 27 Oktober, diikuti dengan debat ketiga yang akan berlangsung pada 17 November. ANTARA