**Borneonews - Jakarta**, Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 1, Ridwan Kamil dan Suswono, yang dikenal dengan singkatan RIDO, menjelaskan tentang dua ideologi yang mereka usulkan untuk mengatasi masalah kemacetan yang kian parah di ibukota. Dalam acara debat yang berlangsung di Jakarta pada hari Minggu, Ridwan Kamil menyampaikan pentingnya memperkuat sistem transportasi publik.
Ideologi pertama yang diajukan adalah dengan meningkatkan penggunaan moda transportasi umum seperti *MRT*, *Busway*, dan *LRT*. Ridwan juga mengusulkan untuk mengembangkan sistem transportasi air dengan membangun jalur perahu yang melintasi 13 sungai yang ada di Jakarta. Penambahan infrastruktur transportasi ini diharapkan dapat menjadi solusi efektif dalam mengurangi kemacetan yang dialami warga sehari-hari.
Selain itu, Ridwan Kamil juga menggarisbawahi perlunya melakukan perluasan pada flyover yang sudah ada di Jakarta. Langkah ini dianggap sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kapasitas jalan dan memfasilitasi mobilitas masyarakat.
Di sisi lain, ideologi kedua yang ditawarkan berfokus pada pengurangan pergerakan warga dengan membangun pusat-pusat pertumbuhan. Pengembangan area *central business district* (CBD) di beberapa lokasi strategis seperti Ancol, Pantai Indah Kapuk (PIK), Meruya, Kelapa Gading, dan T.B. Simatupang diharapkan dapat menciptakan keseimbangan antara tempat tinggal, pekerjaan, dan kegiatan belanja di wilayah yang sama. Ini bertujuan agar warga tidak perlu melakukan perjalanan jauh untuk beraktivitas.
Ridwan Kamil juga menambahkan bahwa penerapan sistem kerja *work from home* (WFH) secara bergiliran di berbagai sektor industri akan menjadi salah satu strategi untuk mengurangi jumlah kendaraan yang beroperasi pada waktu yang bersamaan. Dengan skema ini, diharapkan bisa mengurangi kemacetan yang sering terjadi di Jakarta.
Debat calon gubernur dan wakil gubernur kali ini diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran. Para peserta debat lainnya termasuk pasangan calon nomor urut 2, Dharma Pongrekun-Kun Wardana (Dharma-Kun), dan nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno (Pram-Doel). Tema yang diangkat dalam debat ini adalah "Penguatan SDM dan Transformasi Jakarta menjadi Kota Global".
Melalui debat ini, diharapkan visi, misi, dan program kerja yang dipresentasikan oleh masing-masing pasangan calon dapat menjadi pertimbangan bagi pemilih pada hari pemungutan suara yang dijadwalkan berlangsung pada 27 November 2024. KPU DKI Jakarta juga telah merencanakan debat tahap kedua pada 27 Oktober dan tahap ketiga pada 17 November mendatang.
ANTARA
Solusi RIDO Atasi Kemacetan Jakarta Melalui Transportasi dan Pusat Pertumbuhan
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Sukardi Gau: Bahasa Indonesia Jadi Pemersatu di Tengah Keberagaman, Kalteng Punya 30 Bahasa Daerah
Putin Bantah Tudingan Rusia Provokasi Demonstrasi di Kawasan Eropa
Semarak Bulan Bahasa Digelar Serentak di 30 Balai Bahasa, Kalteng Angkat Seni dan Sastra
Shin Tae-yong Bersimpati Terhadap Pelatih Super League yang Dipecat
PSMS Medan Bungkam PSIS Semarang 2-1
Komisi III DPR Minta Kapolri Terus Gas Pol Perangi Narkoba
Komentar (0)
Memuat komentar…







