JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Duta Besar Republik Indonesia untuk Kenya, Mohamad Hery Saripudin, memberikan penekanan terhadap kemajuan yang telah dicapai dalam hubungan kerja sama antara kedua negara. Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara resepsi diplomatik yang berlangsung baru-baru ini. Dalam kesempatan tersebut, Hery Saripudin mengungkapkan, "Kami terus berupaya untuk meningkatkan kolaborasi antara pelaku bisnis Indonesia dan Kenya." Pernyataan ini menggambarkan komitmen yang kuat untuk mendorong kerjasama yang lebih erat di sektor bisnis antara kedua negara. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pencapaian kerja sama tersebut ditunjukkan melalui pelaksanaan sejumlah kesepakatan bilateral, termasuk penandatanganan 15 nota kesepahaman (*MoU*) yang dilakukan selama kunjungan Presiden Joko Widodo ke Kenya pada bulan Agustus 2023. Ini menunjukkan bahwa hubungan bilateral mengalami perkembangan yang positif. Hery juga menyoroti keberhasilan penyelenggaraan Forum Indonesia-Afrika (IAF) ke-2 di Bali, serta acara Indonesia-Nairobi Expo (*IndoNEX*) ke-2 yang berlangsung pada bulan September. Kedua acara tersebut menjadi platform penting untuk meningkatkan kerjasama antara Indonesia dan negara-negara Afrika. Seiring dengan itu, ia memberikan apresiasi terhadap kolaborasi antara Indonesia dan Kenya dalam forum multilateral. Kerja sama ini berfokus pada isu-isu global, seperti pelestarian lingkungan dan penyelesaian masalah kemanusiaan, yang semakin menegaskan komitmen Indonesia terhadap tanggung jawab internasional. Sebagai bagian dari upaya untuk memperkuat hubungan ini, Hery menyampaikan harapan agar Presiden Kenya, William Samoei Ruto, dapat melakukan kunjungan ke Indonesia pada peringatan 70 tahun Konferensi Asia-Afrika (*KAA*) yang akan dilaksanakan pada bulan April 2025. Kunjungan ini diharapkan dapat semakin menguatkan jalinan kerja sama antara kedua negara. Menteri Pertambangan dan Ekonomi Biru Kenya, Hassan Ali Joho, yang juga menghadiri acara tersebut, mengingatkan bahwa *KAA* pada tahun 1955 merupakan langkah awal bagi Konferensi Tingkat Tinggi Gerakan Non-Blok dan Kerja Sama Selatan-Selatan. Joho juga memberikan apresiasi terhadap IAF ke-2 yang diyakini dapat mendorong kolaborasi konkret di berbagai bidang, termasuk energi hijau berkelanjutan, ekonomi biru, pengembangan vaksin, dan penanganan isu perubahan iklim. Dengan berbagai langkah ini, diharapkan kerja sama antara Indonesia dan Kenya dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak dalam jangka panjang. ANTARA