**Borneonews - Jakarta**, Calon gubernur DKI Jakarta dengan nomor urut 1, Ridwan Kamil, menekankan pentingnya kerjasama yang solid antara pemerintah pusat dan daerah dalam menangani berbagai masalah, termasuk pandemi COVID-19 yang pernah melanda dunia, khususnya di Indonesia.
Ridwan menyatakan bahwa meskipun adanya perbedaan pendapat adalah hal yang wajar dan bisa diperdebatkan dalam ranah politik, pada akhirnya, keputusan yang diambil oleh pemimpin di tingkat pusat harus dihormati. Gubernur, bupati, dan wali kota perlu menaati keputusan tersebut, terutama saat menghadapi krisis yang memerlukan satu komando. Pernyataan ini disampaikan oleh Ridwan Kamil saat menanggapi opini cagub DKI Jakarta, Dharma Pongrekun, mengenai penanganan pandemi dalam debat yang diadakan di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta Pusat, pada malam hari.
Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, menegaskan bahwa semua pihak di tingkat daerah harus bekerja sama untuk mengimplementasikan keputusan yang telah diambil oleh presiden. Menurutnya, meskipun mungkin ada perbedaan dalam penanganan pada proses awal, begitu keputusan dikeluarkan oleh pemerintah pusat, semua daerah harus serentak bergerak untuk mengatasi dan menyelesaikan masalah yang muncul, dengan mengedepankan kolaborasi.
Dalam sesi debat tersebut, Ridwan Kamil juga mendapatkan kesempatan untuk bertanya kepada Dharma Pongrekun. Ia mengangkat tema tentang bagaimana respons negara terhadap warganya ketika menghadapi pandemi. Kang Emil mengungkapkan, Kita pernah mengalami pandemic COVID-19 yang luar biasa. Sekiranya waktu bisa diputar kembali, apa langkah yang bisa diambil untuk menangani pandemi dengan lebih efektif? Apa pula yang seharusnya dilakukan oleh negara dalam melindungi sumber daya manusia, mengingat banyaknya korban yang ditimbulkan oleh pandemi ini?
Debat pertama calon gubernur dan wakil gubernur untuk Pilkada DKI Jakarta 2024 dihelat oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta dan diadakan di Jakarta International Expo. Pasangan calon yang berpartisipasi terdiri dari Ridwan Kamil-Suswono (RIDO), Dharma Pongrekun-Kun Wardana (Dharma-Kun), dan Pramono Anung-Rano Karno (Pram-Doel).
Tema yang diusung dalam debat perdana ini adalah "Penguatan Sumber Daya Manusia dan Transformasi Jakarta Menjadi Kota Global". Melalui debat ini, masing-masing pasangan calon diharapkan dapat menyampaikan visi, misi, dan program kerja yang kemudian menjadi bahan pertimbangan bagi para pemilih ketika melakukan pemungutan suara pada tanggal 27 November 2024.
KPU DKI Jakarta juga telah menetapkan jadwal untuk debat kedua bagi calon gubernur dan wakil gubernur di Pilkada Jakarta, yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 Oktober, dan dilanjutkan dengan debat ketiga pada tanggal 17 November.
ANTARA
Koordinasi Pusat dan Daerah Penting dalam Penanganan Pandemi
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Balai TNTP Apresiasi Dukungan 6.000 Liter BBM dari CBI Group untuk Tangani Karhutla
Trump Akan Hapus Tarif 50 Persen Barang Kanada Jelang Pemilu Sela
Pemkab Kobar Berlakukan Ganjil-Genap Pertalite di 5 SPBU Pangkalan Bun, Ini Aturannya
Dean James Turut Bantu Go Ahead Eagles Bekuk Telstar 3-2
Para Atletik Tutup Asian Para Games 2026 dengan 22 Medali
Drama Lima Gol Mewarnai Kemenangan Torino atas Monza
Komentar (0)
Memuat komentar…







