BOGOR –
**Borneonews - Kabupaten Bekasi**, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, telah melaksanakan Kirab Pilkada 2024. Acara ini dimulai di Museum Gedung Juang 45 yang terletak di Jalan Sultan Hasanuddin, Kecamatan Tambun Selatan. Kirab ini merupakan salah satu tahap dalam proses pemilihan kepala daerah yang akan datang. Ketua KPU Kabupaten Bekasi, Ali Rido, menjelaskan bahwa pelaksanaan Kirab Pilkada ini dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya partisipasi dalam pemilihan yang akan dilaksanakan secara serentak pada tahun 2024. Ali menegaskan, “Melalui kirab ini, kami berupaya menyampaikan informasi mengenai tahapan Pilkada 2024, termasuk waktu pemungutan suara dan calon peserta, guna mendorong masyarakat berpartisipasi aktif dan menjadi pemilih yang cerdas.” Kirab ini akan melalui 23 kecamatan dan menyentuh hingga 187 desa serta kelurahan di wilayah Kabupaten Bekasi. Dukungan dari jajaran panitia pemilihan kecamatan serta panitia pemungutan suara akan sangat vital dalam menyukseskan acara tersebut. Ali Rido menambahkan bahwa kegiatan ini akan dilakukan berdasarkan pembagian wilayah, yaitu utara, selatan, timur, dan barat. Hal ini bertujuan untuk mengajak seluruh masyarakat menggunakan hak suara mereka pada pemilihan yang dijadwalkan berlangsung pada 27 November 2024. Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Jaoharul Alam, mengungkapkan harapannya agar kirab ini dapat meningkatkan jumlah partisipan pemilih dalam Pilkada 2024. “Kami mengajak semua lapisan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam Pilkada dengan memberikan suara, karena setiap suara sangat penting dalam menentukan arah pembangunan daerah di masa depan,” ujarnya. Jaoharul juga menekankan bahwa Pilkada Serentak 2024 menjadi momen krusial bagi masyarakat untuk memilih pemimpin yang mampu mengakselerasi kemajuan dan kesejahteraan, serta mengembangkan daerah menuju arah yang lebih baik. Ia berharap kirab ini bukan semata-mata menjadi acara seremonial, tetapi juga bisa menjadi simbol harapan dan semangat masyarakat Kabupaten Bekasi dalam menyambut pesta demokrasi yang akan datang. Selain itu, Jaoharul juga menegaskan bahwa tanggung jawab untuk menjaga kesatuan dan memastikan pelaksanaan Pilkada yang aman dan damai adalah tugas bersama, bukan hanya pemerintah daerah, KPU, maupun Bawaslu. “Ini adalah tanggung jawab kita bersama untuk memastikan pesta demokrasi ini berjalan dengan baik, aman, dan damai, serta menghadirkan pemimpin yang benar-benar menjadi pilihan masyarakat,” jelasnya. ANTARA