BANJARMASIN –
**Borneonews - Banjarbaru**, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) mengungkapkan bahwa kawasan perairan mereka memiliki potensi ekonomi biru yang signifikan, dengan luas mencapai 1.320,96 kilometer persegi. Menurut Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemprov Kalsel, Agus Dyan Nur, wilayah ini memiliki kekayaan laut yang cukup besar. Pada kesempatan seminar yang berlangsung dalam rangka Lustrum ke-XII dan peringatan 60 tahun Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Kalsel, Agus berbicara mewakili Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor. Agus menjelaskan bahwa Pemprov Kalsel saat ini tengah merancang lima program prioritas untuk pembangunan bidang kelautan dan perikanan yang terfokus pada prinsip ekonomi biru. Program-program ini diantaranya mencakup perluasan kawasan konservasi laut, penangkapan ikan yang terukur dengan sistem kuota, serta pembangunan budidaya yang berkelanjutan baik di laut, pesisir, maupun darat. Selain itu, program ini juga mencakup pengawasan dan pengendalian kawasan pesisir serta upaya untuk membersihkan sampah plastik di perairan. Agus juga menekankan bahwa program-program tersebut akan melibatkan partisipasi aktif dari nelayan melalui Gerakan Bulan Cinta Laut. Ia mengajak semua pihak, termasuk akademisi, praktisi, dan komunitas perguruan tinggi, untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah baik di tingkat pusat maupun daerah. Langkah ini diharapkan dapat mendukung keberhasilan program prioritas ekonomi biru di Kalsel. Harapan Agus adalah agar Fakultas Perikanan dan Kelautan ULM bisa berfungsi sebagai mercusuar dalam pembangunan ekonomi biru, dengan fokus pada inovasi di sektor maritim dan optimalisasi hasil kelautan serta perikanan dengan cara yang berkelanjutan. Pertemuan ini juga dianggap sebagai kesempatan penting untuk memperluas wawasan dan inspirasi, serta membina hubungan antara pemangku kebijakan dan akademisi. Dalam acara tersebut, juga hadir berbagai perwakilan dari Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi, pimpinan rektorat, dekan ULM, civitas akademika di Fakultas Perikanan dan Kelautan, serta para praktisi dan tamu undangan lainnya. Ekonomi biru sendiri merupakan konsep yang mengedepankan pemanfaatan sumber daya laut secara berkelanjutan, bertujuan untuk meningkatkan perekonomian, memperbaiki kehidupan masyarakat, serta menjaga kesehatan ekosistem laut. ANTARA