**Borneonews - Istanbul**, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menegaskan bahwa Israel secara sengaja memanfaatkan ketegangan yang terjadi di kawasan sebagai alasan untuk memperluas penguasaan wilayah. Dalam keterangan persnya, Erdogan menyatakan bahwa tindakan penjajahan dan upaya perluasan yang dilakukan oleh Israel sangat jelas terlihat sebagai hasil dari konflik yang ada.
Erdogan mengaitkan situasi ini dengan sejarah lama ketika rencana-pelan licik untuk menggambar batas wilayah dengan menggunakan darah terungkap, mengacu pada kebijakan imperialis yang terlihat setelah akhir Perang Dunia I. Ia menekankan, Israel berusaha memanfaatkan ketegangan yang terjadi di antara berbagai kelompok seperti Hamas dari Palestina, Hizbullah di Lebanon, serta situasi di Yaman, Suriah, dan Iran untuk membenarkan tindakannya yang dianggap sebagai kejahatan.
Presiden Turki itu mengungkapkan bahwa setiap hari, pemerintah Israel selalu menemukan justifikasi baru untuk melindungi kebijakan pendudukannya dan invasi yang mereka lakukan. Ia pun mengritik negara-negara Barat yang tampaknya mengabaikan tindakan-tindakan tersebut, dan ia menilai bahwa hal itu disebabkan oleh rasa bersalah yang mereka rasakan akibat peristiwa Holocaust.
Erdogan juga mengajak para pendukung Israel untuk bersikap lebih rasional dan menghentikan dukungan terhadap kebijakan yang diambil oleh Tel Aviv. Dalam peringatan yang tegas, ia menyatakan bahwa tindakan agresif yang dilakukan oleh pemerintah Israel tidak hanya akan berdampak pada wilayah tersebut, tetapi juga akan menciptakan konsekuensi yang lebih luas hingga menyentuh negara-negara pendukungnya.
Lebih lanjut, Erdogan menyoroti keteguhan perlawanan yang dilakukan oleh rakyat Palestina di Jalur Gaza yang telah berlangsung sejak 7 Oktober 2023. Ia menggarisbawahi bahwa meskipun menghadapi berbagai tantangan dan kesulitan, rakyat Gaza menunjukkan keberanian yang luar biasa dalam melawan penjajahan Zionis.
"Saudara-saudara kita di Gaza telah berjuang melawan penjajah secara heroik selama 364 hari," tambahnya, menegaskan komitmen Turki untuk senantiasa berada di sisi mereka dengan segala upaya yang bisa dilakukan. Dalam konteks ini, Erdogan juga mencatat bahwa Turki selalu bersuara tegas dalam forum-forum internasional, termasuk di depan Perserikatan Bangsa-Bangsa, dengan pendirian yang konsisten dalam mendukung hak-hak rakyat Palestina.
Di sisi lain, Turki dikenal sebagai negara yang pertama kali menerapkan sanksi ekonomi terhadap Israel, menunjukkan seriusnya sikap Ankara terhadap isu ini. Erdogan pun menyerukan negara-negara Islam untuk mengambil langkah-langkah ekonomi dan langkah-langkah komersial guna menghentikan agresi Israel, menekankan bahwa tindakan tersebut bukan hanya sekadar pilihan, melainkan sebuah kewajiban yang harus dipenuhi.
ANTARA
Erdogan tuding Israel manfaatkan konflik untuk perluasan wilayah
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Peneliti Jepang Temukan Tutup Botol Bawa Ekosistem Laut Filipina
Wembanyama Bawa Spurs Kalahkan Mavericks 122-106
Imam Besar: Serangan Berulang ke Mekkah Bongkar Niat Kriminal Houthi
Kemenpar-BPOLBF Gandeng Agen Wisata Tiongkok Perluas Pasar Labuan Bajo
Mendagri Prancis: Ribuan Orang Ditahan saat Demonstrasi Lanjutan
Dua Tunggal Putri Indonesia Gagal ke Final Indonesia Masters
Komentar (0)
Memuat komentar…







