JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Calon Gubernur DKI Jakarta dengan nomor urut 2, Dharma Pongrekun, menyampaikan bahwa dirinya beserta pasangannya, Kun Wardana, menjalankan kampanye dengan mempertimbangkan kemampuan yang ada. Pernyataan tersebut disampaikan Dharma menyusul pertanyaan mengenai kehadiran pendukung yang minim serta hasil survei yang menunjukkan angka elektabilitas yang masih rendah. Dharma menekankan sikapnya untuk tidak mengikuti cara-cara kampanye yang diterapkan oleh calon lain. “Kami tidak ingin terjebak dalam persaingan yang mungkin sulit kami capai,” ujarnya setelah mengikuti debat perdana Pilkada Jakarta 2024 di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta Pusat. Dalam taktiknya, ia mengadopsi strategi *blue ocean*, yang menghindarkan diri dari kompetisi ketat. "Kami memahami kapasitas diri kami dan tidak ingin berlomba dengan kekuatan yang jauh di luar jangkauan kami,” tambahnya. Selain itu, Dharma juga percaya bahwa masyarakat telah terbiasa menilai hal-hal berdasarkan anggaran yang ada. Dia pun mengingatkan warga Jakarta agar tidak cepat terpengaruh oleh opini yang dibangun melalui narasi, melainkan lebih fokus pada kenyataan yang ada. “Orang sering berpikir bahwa segala sesuatu harus sesuai dengan anggarannya. Mari kita tidak tergiring oleh opini, tetapi berpegang pada fakta,” tegasnya. Dharma tidak merasa terlalu terpukul dengan hasil survei terkait elektabilitasnya bersama calon wakil gubernur, Kun Wardana. “Tidak apa-apa juga meskipun elektabilitas kami nol. Semua ini saya serahkan kepada rakyat, saya paham bahwa saat ini data-data ini sudah menjadi industri,” ujarnya. Dia melanjutkan, "Yang terpenting adalah bagaimana kita semua dapat membuat kesimpulan yang rasional, karena yang menentukan adalah suara rakyat." Dalam kesempatan tersebut, Dharma juga menggarisbawahi bahwa dirinya maju sebagai pasangan calon independen yang tidak memiliki cukup dana untuk menjalankan kampanye secara masif. Dharma pun berharap agar masyarakat Jakarta memahami posisi pasangan calon nomor urut 2 dan memberi dukungan untuk tujuan memperjuangkan keselamatan dan kesejahteraan Jakarta di masa mendatang. “Saya siap berada di garda terdepan untuk berjuang demi nasib kita semua,” tegasnya. Debat pertama pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur (Cagub-Cawagub) dalam Pilkada DKI Jakarta 2024 berlangsung di Jakarta International Expo, dengan tema "Penguatan SDM dan Transformasi Jakarta menjadi Kota Global". Melalui debat ini, visi, misi, dan program kerja dari masing-masing pasangan calon diharapkan dapat memberikan pertimbangan bagi para pemilih saat hari pemungutan suara yang dijadwalkan pada 27 November 2024. Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta juga telah menetapkan jadwal untuk debat kedua pada 27 Oktober dan debat ketiga pada 17 November 2024. ANTARA