**Borneonews - Cianjur**, Pemerintah Kabupaten Cianjur, yang terletak di Jawa Barat, memberikan dukungan penuh terhadap berbagai kegiatan yang dilaksanakan oleh pengelola tempat wisata. Ini merupakan upaya untuk meningkatkan angka kunjungan pengunjung. Salah satu contoh yang dapat dicontoh adalah Kebun Raya Cibodas yang konsisten mengorganisasikan acara-acara musik dengan tema *Sunset di Kebun*.
Plt Bupati Cianjur, Tb Mulyana Syachrudin, menyatakan bahwa kegiatan yang digelar di tempat-tempat wisata di Cianjur akan masuk dalam kalender rutin tahunan bersama Pemkab Cianjur. Tujuannya bukan hanya untuk meningkatkan kunjungan, tetapi juga untuk memperkuat perekonomian daerah.
"Dinas pariwisata sudah saya minta untuk merekomendasikan agar sejumlah agenda di tempat wisata dicantumkan dalam kalender tahunan. Dengan demikian, ini akan menarik lebih banyak wisatawan, termasuk wisatawan dari luar negeri," ujarnya saat ditemui pada hari Minggu (6/10).
Mulyana juga menekankan bahwa peningkatan kunjungan ke destinasi wisata di Cianjur perlu menjadi tanggung jawab bersama. Ini melibatkan para pelaku pariwisata mulai dari hotel, rumah makan, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Penting juga untuk memanfaatkan media sosial dalam mempromosikan keindahan dan keunikan wisata Cianjur.
Dengan strategi ini, diharapkan minat wisatawan, khususnya dari Jabodetabek, Jawa Barat, dan luar pulau, dapat meningkat. Saat ini, Pemkab Cianjur menargetkan lebih dari 100.000 pengunjung setiap akhir pekan untuk berlibur di daerah tersebut.
"Untuk target tahun ini, kami berharap sekitar 2 juta wisatawan berkunjung ke berbagai objek wisata di Cianjur. Kita memiliki beragam pilihan mulai dari wisata alam di wilayah utara hingga destinasi wisata bahari di wilayah selatan, termasuk air terjun dan kampung adat," tambah Mulyana.
Sebagai upaya untuk menarik lebih banyak pengunjung, Kebun Raya Cibodas telah meningkatkan frekuensi acara musik *Sunset di Kebun*, yang dulu hanya diadakan sekali setahun menjadi dua kali setahun, akibat tingginya minat pengunjung.
General Manager Event Kebun Raya, Abi Irawan, menjelaskan bahwa meskipun banyak konser digelar di seluruh Indonesia, masih sedikit yang menawarkan pengalaman unik. Biasanya, konser hanya sebatas hiburan tanpa memperhatikan pesan konservasi.
"Berbeda dengan *Sunset di Kebun*, pertunjukan ini digagas oleh PT Mitra Natura Raya (MNR), yang merupakan mitra Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), yang juga mengelola empat kebun raya di Indonesia, yaitu Bogor, Cibodas, Bali, dan Purwodadi. Konser ini menyatu dengan alam terbuka," ungkapnya.
Harmoni musik dan kedekatan antara musisi dengan penonton menjadikan acara ini istimewa. *Sunset di Kebun* bukan sekadar menyajikan keindahan alam, tetapi juga menghadirkan beberapa program yang peduli terhadap lingkungan.
Abi menambahkan bahwa yang membedakan acara ini dari pertunjukan musik lainnya adalah penekanan pada tema *intimate music show with green, conservation, and culture movement*.
"Penonton akan merasa lebih dekat dengan musisi favorit mereka, menciptakan nuansa lebih intim. Mereka dapat santai menikmati alunan musik yang mendalam, bahkan musisi juga bisa berinteraksi dengan penonton di suasana sejuk sore hari di Kebun Raya," tuturnya.
Dengan berbagai inisiatif tersebut, diharapkan Cianjur dapat semakin dikenal sebagai destinasi wisata yang menarik dan berkelanjutan.
ANTARA
Upaya Pemkab Cianjur Tingkatkan Kunjungan Wisata dan Ekonomi
Bagikan:

BANDUNG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Polres Barito Timur Kerahkan 38 Personel Padamkan Karhutla di Murutuwu
Veda Ega Sebut Tugasnya Belum Usai Setelah Berada di Pole Position
Sembilan Hari Risnayati Hilang, Pencarian Terkendala Kabut Asap Karhutla
Indonesia Lampaui Target Emas Asian Para Games 2026
Rian/Daniel ke Final Kudus Indonesia Masters Usai Menang Tiga Gim
Kemnaker Umumkan Syarat dan Cara Daftar Pelatihan Vokasi Korban PHK
Komentar (0)
Memuat komentar…







