**Borneonews - Samarinda**, Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kalimantan Timur, Hari Dermanto, mengungkapkan bahwa lembaganya telah melakukan integrasi hasil pengawasan secara digital melalui sistem pusat data, yang disebut *Data Center*. Pendekatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa pengawasan berlangsung secara sistematis dan terpadu di berbagai tahapan pemilihan umum, mulai dari pemutakhiran data pemilih, pencalonan, hingga proses kampanye.
Sistem yang baru diterapkan ini memungkinkan seluruh hasil kerja pengawasan disimpan dan terdokumentasi dalam bentuk digital. Dalam pernyataannya, Hari menyatakan, "Data Center ini membawa sejumlah keuntungan, termasuk kemudahan dalam pemantauan." Dia menjelaskan bahwa pengawasan akan menjadi lebih efisien di semua tingkatan, baik di tingkat kabupaten/kota sampai ke kecamatan dan provinsi.
Dengan adanya *Data Center*, setiap petugas pengawas dapat melacak dan memantau kinerja rekan-rekan mereka dalam pengawasan tahapan pemilu. Akses yang cepat terhadap data pengawasan memungkinkan informasi tersebut dapat segera diakses oleh pihak-pihak yang berwenang, termasuk pada tingkat Bawaslu provinsi. "Ini sangat membantu dalam pengambilan keputusan atau langkah-langkah yang perlu diambil ketika terdeteksi pelanggaran di lapangan," tambahnya.
Hari juga menekankan pentingnya efisiensi dalam proses pelaporan dan tindak lanjut. Menurutnya, efisiensi yang dihadirkan dalam pelaporan mempermudah dalam melaporkan hasil pengawasan yang telah dilakukan. "Setiap data yang masuk dapat langsung ditindaklanjuti oleh petugas pengawas yang berwenang tanpa perlu menunggu waktu lama," jelasnya.
Belum lama ini, Bawaslu Kaltim menerima kunjungan Tenaga Ahli Ketua Bawaslu Republik Indonesia. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan efektivitas dalam pengawasan pemilu. Dalam agenda tersebut, Hari menyampaikan beberapa poin penting mengenai kegiatan pengawasan Bawaslu Kaltim, terutama dalam memantau setiap tahapan pemilihan kepala daerah.
"Kami memastikan bahwa setiap tahapan pemilihan kepala daerah diawasi secara ketat dan hasilnya terdokumentasi dengan baik di dalam *Data Center*. Ini merupakan langkah penting untuk menjaga integritas dan transparansi dalam proses pemilu," ujarnya.
Dengan sistem data yang terintegrasi, Bawaslu Kaltim dapat melakukan pemantauan secara *real-time* dan memastikan bahwa setiap pelanggaran yang terjadi dapat segera ditindaklanjuti. "Kami berharap melalui *Data Center* ini, pengawasan pemilihan kepala daerah di Kalimantan Timur dapat berlangsung lebih efektif dan efisien," papar Hari.
Bawaslu Kaltim berkomitmen untuk terus meningkatkan efektivitas pengawasan pemilu dengan memanfaatkan inovasi dan teknologi terkini.
ANTARA
Bawaslu Kaltim Terapkan Data Center untuk Efisiensi Pengawasan Pemilu
Bagikan:

SAMARINDA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebakaran Terjadi di Masjid Al-Muhajirin Cempaga Kotim
Ganda Campuran China Li/Huang Juarai Indonesia Masters 2026
BPN Berkontribusi Tingkatkan Nilai Ekonomi hingga Rp1.834 Triliun
Kebakaran di Jalan Pahlawan Marabahan, Api Membesar Dekat Sekolah
Pohon Tumbang dan Bangunan Rusak Diterjang Angin Kencang di Banjarbaru
Hujan Lebat Guyur Banjarbaru dan Martapura
Komentar (0)
Memuat komentar…







