**Borneonews - New York**, Wakil Presiden Amerika Serikat, Kamala Harris, menegaskan bahwa hubungan antara masyarakat AS dan Israel memiliki bobot yang jauh lebih besar dibandingkan dengan relasi pribadi antara AS dan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Dalam sebuah wawancara yang akan disiarkan dalam program *CBS 60 Minutes*, Harris mengemukakan pandangannya bahwa dukungan AS terhadap Israel seharusnya berakar pada prinsip-prinsip universal, bukan sekadar hubungan individu.
Harris merujuk pada ketegangan yang baru-baru ini muncul terkait seruan pemerintah AS untuk mengadakan gencatan senjata di Lebanon. Dia menekankan bahwa pemerintah Washington tetap mendukung hak Israel untuk melindungi diri dari kelompok-kelompok seperti *Hamas* dan *Hizbullah*. Dalam konteks ini, Harris menegaskan bahwa meski terdapat perbedaan pandangan, Israel masih melakukan beberapa tindakan di bawah tekanan diplomatik dari AS, yang menandakan bahwa pengaruh tersebut tetap kuat.
Netanyahu diketahui lebih memilih mendukung mantan Presiden Donald Trump, lawan politik Harris, karena berkeyakinan bahwa Trump tidak akan menentang tindakan militer yang semakin intensif dari Israel. Sebagai respons terhadap pertanyaan tentang statusnya sebagai teman dekat Netanyahu, Harris menyimpulkan bahwa aliansi antara rakyat AS dan Israel jauh lebih signifikan daripada hubungan personal dengan pemimpin negara tersebut.
Saat ini, Harris menghadapi desakan dari berbagai kalangan dalam Partai Demokrat, khususnya dari kalangan muda dan mereka yang memiliki hubungan kuat dengan kawasan Timur Tengah. Mereka merasa frustrasi terhadap apa yang mereka anggap sebagai ketidakberdayaan Presiden Joe Biden dalam menegur Israel secara tegas.
Harris juga dituntut untuk bersikap lebih berani mendukung hak-hak Palestina dan mengutuk tindakan agresi Israel di Gaza, yang telah berlangsung selama satu tahun serta mengakibatkan kira-kira 42.000 jiwa melayang dan hampir 97.000 orang terluka. Hal ini semakin menegaskan pentingnya pendekatan yang lebih tegas dalam menangani krisis kemanusiaan yang kian mendesak.
ANTARA
Harris tegaskan aliansi AS-Israel lebih penting dari Netanyahu
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
NU Kalteng Ingatkan Penyampaian Aspirasi Harus Santun dan Jaga Persatuan
LDII Kalteng Tekankan Gotong Royong untuk Penanganan Karhutla
Agustiar Sabran Ajak Tokoh Lintas Agama Perkuat Persatuan Hadapi Karhutla
Bupati Kobar Bermalam di TNTP, Tinjau Pemadaman Karhutla dan Kebutuhan Relawan
Adyos/Yayang Sabet Perunggu para Tenis Meja Ganda Putra Kelas MD8
PLN Berencana Sewa PLTD 20 MW Selama Lima Tahun di Kapuas
Komentar (0)
Memuat komentar…







