**Borneonews - Lebanon**, Uni Emirat Arab (UAE) baru-baru ini mengirimkan lebih dari 200 ton bantuan kemanusiaan ke Lebanon. Pengiriman ini dilakukan melalui enam pesawat yang mendarat dalam dua hari terakhir. Pernyataan resmi dari Kementerian Luar Negeri UAE pada 6 Oktober mengungkapkan bahwa langkah ini menunjukkan komitmen UAE, bersinergi dengan mitra internasional, untuk memberikan bantuan yang mendesak guna membantu meringankan dampak kemanusiaan dan kesehatan yang dialami Lebanon.
Bantuan yang dikirimkan terdiri dari berbagai barang penting, termasuk pasokan medis, makanan, tenda, serta kebutuhan darurat lainnya. Semua ini disalurkan melalui kolaborasi dengan beberapa lembaga internasional terkemuka seperti Organisasi Kesehatan Dunia (*World Health Organization/WHO*), Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (*United Nations Childrens Fund/UNICEF*), serta Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (*United Nations High Commissioner for Refugees/UNHCR*). Selain itu, bantuan juga dikoordinasikan dengan Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah.
Sebelumnya, pada tanggal 30 September, Presiden UAE Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan telah mengeluarkan perintah untuk mengalokasikan paket bantuan darurat senilai 100 juta dolar AS yang setara dengan sekitar Rp1,56 triliun untuk Lebanon. Diharapkan, bantuan ini dapat memberikan dukungan yang signifikan dalam situasi yang menantang ini.
Pengiriman pesawat pertama dari UAE yang membawa bantuan kemanusiaan ini tiba di Lebanon pada Jumat, 4 Oktober. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan dan memberikan harapan baru bagi masyarakat yang terdampak di Lebanon.
ANTARA
UAE Kirim 205 Ton Bantuan Kemanusiaan untuk Lebanon
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Pelatih Minta Persebaya Bermain Agresif saat Hadapi Madura United
Komentar (0)
Memuat komentar…







