JAKARTA –
**Borneonews - Washington**, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat, NASA, bersama dengan mitranya SpaceX, telah mengumumkan penundaan peluncuran misi *Europa Clipper* yang direncanakan pada Kamis, 10 Oktober. Penundaan ini disebabkan oleh cuaca buruk yang diperkirakan akibat badai Milton, menurut pernyataan resmi dari badan antariksa AS. Dalam pernyataan yang dirilis pada hari Minggu, 6 Oktober, NASA menjelaskan bahwa kondisi cuaca yang disebabkan oleh badai di area peluncuran menjadi alasan utama penundaan tersebut. "NASA dan SpaceX menunda upaya peluncuran misi *Europa Clipper* pada 10 Oktober karena kondisi badai yang diperkirakan di area tersebut," ujar NASA. Badai Milton diprediksi akan mencapai Florida pada Rabu, 9 Oktober, dan akan meninggalkan wilayah tersebut paling cepat pada Jumat, 11 Oktober, berdasarkan informasi dari Administrasi Oseanik dan Atmosfer Nasional AS, NOAA. Misi *Europa Clipper* bertujuan untuk menyelidiki kemungkinan adanya kehidupan organik di bulan Europa, salah satu satelit Jupiter yang dikenal karena adanya lautan air cair yang luas di bawah permukaannya. Pejabat NASA menjelaskan bahwa pesawat ruang angkasa tersebut tidak akan melakukan pendaratan di Europa, melainkan akan melakukan 44 kali lintasan (*flybys*) dengan ketinggian bervariasi antara 25 hingga 2.700 kilometer dari permukaan Europa. Tujuan dari lintasan ini adalah untuk mengukur kedalaman lautan yang diperkirakan berada di antara 60 hingga 80 mil. Selain itu, NASA berencana untuk mengeksplorasi kandungan garam yang terdapat dalam lautan bawah permukaan Europa, yang sebelumnya diidentifikasi melalui hasil penyelidikan oleh misi *Galileo* yang dilaksanakan antara tahun 1997 hingga 1998. Bulan Europa, yang sedikit lebih kecil dari bulan Bumi, merupakan bulan keenam terbesar di dalam Tata Surya. ANTARA