JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia berkomitmen untuk mengawasi berbagai aspek penting dalam rangkaian debat Pilkada Serentak 2024. Pengawasan ini bertujuan agar proses debat berlangsung sesuai dengan aturan yang berlaku dan dapat memberikan keadilan bagi seluruh kandidat yang berpartisipasi. Anggota Bawaslu, Puadi, menyampaikan bahwa perhatian utama mereka adalah kepatuhan terhadap segala ketentuan kampanye. Bawaslu akan melakukan pemantauan ketat terhadap kandidat serta tim kampanye terkait dengan kepatuhan mereka terhadap regulasi, termasuk etika dalam menyampaikan pendapat. Hal ini mencakup larangan melakukan serangan pribadi yang berlebihan terhadap lawan, serta penyebaran informasi yang berupa hoaks maupun ujaran kebencian. Aspek lain yang menjadi perhatian Bawaslu adalah netralitas dari panitia penyelenggara dan moderator debat. Mereka bertekad untuk memastikan bahwa panitia dan moderator menunjukkan sikap tidak memihak, sehingga tidak ada satu pun kandidat yang merasa dirugikan dalam proses ini. Selain itu, Bawaslu juga akan mengecek penggunaan fasilitas negara. Para kandidat petahana serta pihak lainnya dilarang menggunakan sarana pemerintah selama berlangsungnya debat. Pemantauan ini diarahkan untuk menjaga kesetaraan dan integritas dalam ajang debat tersebut. Pembagian waktu yang adil untuk setiap kandidat juga menjadi fokus utama pengawasan. Bawaslu berkomitmen memastikan bahwa setiap kandidat mendapatkan alokasi waktu berbicara yang seimbang sesuai dengan pedoman yang telah disepakati oleh penyelenggara. Ketika berbicara mengenai isu *kampanye hitam*, Bawaslu akan berusaha mendeteksi adanya serangan negatif yang berkaitan dengan informasi yang tidak valid atau isu sensitif. Pengawasan ini bertujuan untuk menghindari praktik-praktik yang dapat merusak integritas proses demokrasi. Perilaku pendukung dari masing-masing kandidat juga tidak luput dari pengawasan Bawaslu. Mereka akan meneliti kemungkinan terjadinya pelanggaran, termasuk kerusuhan atau gangguan yang dapat mengganggu kelancaran debat. Puadi menegaskan bahwa tujuan utama dari semua upaya pengawasan yang dilakukan oleh Bawaslu adalah untuk menjaga integritas debat. Hal ini penting agar berlangsungnya proses pemilihan dapat dilakukan secara transparan, jujur, dan dalam kerangka peraturan yang telah ditetapkan. ANTARA