BANJARMASIN –
**Borneonews - Banjarbaru**, Seorang petugas terlihat membawa koper kecil berwarna merah yang dilapisi kain hitam menuju ruang Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) di Markas Polres Banjarbaru. Barang tersebut dibawa setelah terjadinya operasi tangkap tangan (*OTT*) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (*KPK*) terhadap sejumlah pejabat dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan pada malam hari, tepatnya Minggu, 6 Oktober. Menurut pengamatan di lokasi, pada pukul 11.00 WITA, petugas yang mengenakan pakaian biasa terlihat cepat-cepat turun dari kendaraan dan melangkah menuju ruang Tipidkor, menolak untuk memberikan pernyataan kepada awak media yang hadir di sana. Beberapa menit sebelumnya, tampak beberapa petugas yang diduga sebagai penyidik berjalan mondar-mandir di area Satreskrim Polres Banjarbaru, membawa berkas-berkas yang diorganisir rapi dalam map dan plastik transparan — bahan yang biasa dipakai oleh penyidik untuk menyimpan dokumen terkait proses hukum. Aktivitas penyidik KPK yang membawa berkas ini telah menjadi perhatian awak media, yang terus merekam saat petugas sibuk mengangkut dokumen dan tas masuk serta keluar dari ruangan penyelidikan tersebut. Sejak operasi yang dilakukan akhir pekan lalu, beberapa petugas ini sudah terlihat beberapa kali di Markas Polres Banjarbaru, meski mereka memilih untuk tidak memberikan keterangan lebih lanjut kepada media yang menunggu di depan lokasi. Sebelum kejadian ini, *tim* penyidik KPK telah melaksanakan operasi tangkap tangan terhadap penyelenggara negara di kalangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan pada malam Minggu. Hal ini dibenarkan oleh Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron, yang mengkonfirmasi kegiatan tersebut saat dihubungi di Jakarta. Dia menyatakan, “Benar, KPK melakukan giat penangkapan.” Namun, hingga saat ini, Ghufron belum mengungkapkan identitas para penyelenggara negara yang tertangkap maupun rincian lebih lanjut mengenai perkara yang sedang ditangani. Setelah penangkapan tersebut pada malam Minggu, penyidik KPK dilaporkan masih melanjutkan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi di Polres Banjarbaru hingga kini. ANTARA