**Borneonews - Jakarta**, Julius Randle mengungkapkan rasa keterkejutannya ketika mendapati bahwa ia ditransfer dari New York Knicks ke Minnesota Timberwolves. Meskipun demikian, dia menunjukkan antusiasme yang tinggi untuk kembali bersaing musim ini bersama Timberwolves.
"Saya ingin berada di tempat di mana saya merasa diinginkan. Dan saat ini, saya merasa diinginkan di sini," ungkap Randle yang dilansir dari *ESPN*. Ia menambahkan bahwa dalam fase kariernya saat ini, meskipun telah meraih banyak pencapaian individu yang mengesankan, fokus utamanya adalah untuk memenangi kejuaraan. "Ini adalah kesempatan yang sempurna untuk itu," tegasnya.
Randle diperkenalkan dalam sebuah konferensi pers yang juga melibatkan Donte DiVincenzo dan Keita Bates-Diop, setelah Minnesota mengakuisisi ketiga pemain tersebut beserta satu hak pilihan putaran pertama dari Knicks. Sebagai imbalannya, Timberwolves harus merelakan Karl-Anthony Towns, bintang yang telah menjadi wajah tim selama sembilan tahun terakhir, yang kini bergabung dengan Knicks.
Mengomentari kepindahannya, Randle menyebutnya sebagai sebuah "angin segar." Ia menekankan bahwa tujuan utamanya kini adalah untuk berkontribusi dalam usaha tim meraih gelar juara. "Saya ingin membantu Anthony Edwards, Rudy Gobert, Naz Reid, dan semua pemain lainnya di sini untuk meraih kejuaraan. Itu satu-satunya yang penting bagi saya," lanjutnya.
Tim Connelly, Presiden Timberwolves, menjelaskan bahwa keputusan untuk melakukan pertukaran ini bertujuan untuk meningkatkan kedalaman tim menjelang kamp pelatihan, terutama di tengah berbagai batasan yang diatur oleh regulasi kolektif baru. "Kami sangat selektif dalam memilih pemain yang kami inginkan. Harga untuk pemain seperti Karl-Anthony Towns sangat tinggi, namun pemain seperti Randle membawa keterampilan yang sangat kami butuhkan," imbuh Connelly.
Kepala Pelatih Timberwolves, Chris Finch, mengonfirmasi bahwa Randle akan langsung bergabung dalam daftar pemain inti. Finch memuji sikap dan pendekatan Randle terhadap permainan, mengingat bahwa dia pernah melatih Randle saat masih di New Orleans Pelicans musim 2018-2019.
Randle juga merasa optimis dapat berkolaborasi dengan Gobert, membandingkan situasinya dengan pengalamannya bermain di New York bersama Mitchell Robinson. "Saya pernah bermain dengan pemain besar seperti Gobert. Rasanya sangat mudah ketika ada seseorang yang siap memberi dukungan di belakang," pungkasnya.
Di sisi lain, Donte DiVincenzo diharapkan dapat memperkuat cadangan Minnesota dengan kemampuan tembakan tiga angkanya yang handal. Musim lalu, DiVincenzo mencatatkan akurasi 40 persen dari tembakan tiga angka, yang tentunya akan menjadi tambahan penting dalam meningkatkan fleksibilitas bagi tim dalam menyusun strategi permainan.
ANTARA
Julius Randle Bergabung dengan Timberwolves, Siap Rahasiakan Gelar Juara
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Polri Pantau Kawasan Konservasi Perkuat Perlindungan Orang Utan
Bupati Kobar Bermalam di TNTP Pantau Pemadaman Karhutla dan Kebutuhan Relawan
Dana Rp240 Miliar Disalurkan untuk Tangani Karhutla di Kalbar
Indeks Kualitas Udara Palangka Raya Capai 1.506, Masuk Kategori Berbahaya
Penyelundupan 65 Cartridge Diduga Etomidate di Rutan Salemba Digagalkan
NU Kalteng Ingatkan Penyampaian Aspirasi Harus Santun dan Jaga Persatuan
Komentar (0)
Memuat komentar…







