AMBON –
**Borneonews - Ambon**, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberikan motivasi kepada para mahasiswa Universitas Pattimura (Unpatti) di Ambon, Maluku, dengan mengajak mereka untuk aktif berperan dalam pembangunan daerah. Dalam kuliah umum yang diadakan di kampus tersebut, Bahlil berbagi pengalaman hidupnya. Ia menceritakan bahwa saat menempuh pendidikan di perguruan tinggi, institusi tempatnya belajar mungkin tidak dikenal luas dan bahkan sulit dicari di *Google*. Namun, ia berhasil bersaing dengan lulusan dari berbagai universitas yang lebih ternama. "Pengalaman ini menunjukkan bahwa kualitas pendidikan bukan hanya ditentukan oleh nama kampus, melainkan oleh semangat belajar masing-masing individu," ungkapnya. Lebih lanjut, Bahlil menekankan bahwa kampus terbaik bukanlah jaminan untuk menghasilkan lulusan terbaik. Yang perlu ditekankan adalah bagaimana mahasiswa dapat mengambil inisiatif untuk terus berusaha dan belajar. Ia percaya, lulusan dari kampus manapun berpotensi untuk bersaing dengan lulusan perguruan tinggi terbaik, baik di dalam negeri maupun luar negeri, termasuk universitas ternama seperti Harvard. Menurutnya, peran perguruan tinggi adalah sebagai fasilitator yang menyediakan sarana dan prasarana yang mendukung pengembangan sumber daya manusia. Dengan demikian, sumber daya alam yang melimpah di daerah dapat dimanfaatkan secara optimal. Selain itu, Bahlil juga mengamati bahwa minat mahasiswa di wilayah Timur lebih condong ke jurusan sosial dan humaniora, sementara peminat jurusan eksakta semakin menurun. Ini menjadi penting, mengingat pembangunan sumber daya alam memerlukan keahlian di bidang sains dan teknologi. “Kampus harus mampu memandu mahasiswa untuk memilih jurusan yang relevan dengan perkembangan zaman. Kondisi global saat ini menuntut lulusan yang memahami berbagai masalah yang dihadapi dunia,” pungkasnya. Sebagai contoh, ia mengutip adanya dampak negatif dari penurunan ekonomi yang dialami negara-negara Eropa. Hal ini seharusnya menjadi pelajaran berharga bagi mahasiswa agar lebih memahami isu-isu dunia dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan tersebut. “Mahasiswa diharapkan dapat menguasai berbagai persoalan ini dengan terus belajar dan didukung oleh fasilitas yang tersedia di kampus sebagai tempat belajar,” tuturnya menambahkan. ANTARA