KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Warga Desa Tumbang Bukoi, Kecamatan Mandau Telawang menyampaikan keluhan terkait kondisi desa mereka kepada Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kapuas, Erlin Hardi dan Alberkat Yadi.

Curhatan tersebut disampaikan warga saat Paslon nomor urut 4 tersebut menghadiri salah satu acara pernikahan di desa tersebut. 

Dalam perbincangan santai, warga mengungkapkan masalah serius yang mereka hadapi, terutama terkait infrastruktur dan pendidikan.

Salah satu keluhan utama warga adalah kondisi jalan yang belum diaspal dan sulit dilalui, terutama saat musim hujan. Mereka merasa desa mereka terisolasi akibat sulitnya akses keluar masuk desa.

“Sudah bertahun-tahun jalan ke desa kami belum diaspal. Saat musim hujan, kondisi semakin parah, kami benar-benar terisolasi,” ungkap seorang warga. Selain infrastruktur, warga juga mengeluhkan minimnya kehadiran tenaga pendidik di desa mereka.

Mendengar keluhan tersebut, Erlin Hardi menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi warga Tumbang Bukoi. 

Paslon yang diusung Partai Golkar, PKS dan PBB ini berjanji jika diberikan amanah akan memperhatikan baik untuk perbaikan infrastruktur maupun peningkatan kualitas pendidikan.

“Kami akan berusaha semaksimal mungkin agar persoalan ini bisa ditindaklanjuti. Infrastruktur yang baik dan pendidikan yang layak adalah hak semua warga,” kata Erlin Hardi, Minggu, 6 Oktober 2024. (DODI/R)