BANGKA BELITUNG –
**Borneonews - Sungailiat**, Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dianjurkan untuk mengadopsi teknologi digital sebagai upaya untuk memperluas akses pemasaran produk olahan mereka. Hal ini disampaikan oleh Penjabat Bupati Bangka, M Haris, dalam acara pembukaan pelatihan kewirausahaan dan *digital marketing* bagi pelaku UMKM yang berlangsung di Sungailiat. Dalam kesempatan tersebut, M Haris menekankan bahwa penerapan teknologi digital menjadi sangat penting bagi UMKM. "Dengan teknologi digital, pelaku UMKM dapat lebih mudah melakukan pemasaran dan memperluas jangkauan kepada konsumen," jelasnya. Ia juga mencatat bahwa perkembangan pesat teknologi digital membawa dampak positif bagi kemajuan usaha UMKM. M Haris menjelaskan bahwa hampir semua aktivitas pemasaran kini dilakukan melalui perangkat elektronik dan internet, yang dipadukan dengan berbagai strategi pemasaran yang inovatif. "Digital marketing adalah kebutuhan yang tidak dapat diabaikan di era modern ini. Oleh karena itu, UMKM harus memanfaatkan beragam platform digital yang tersedia," tambahnya. Sementara itu, Kepala Dinas Modal Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Bangka, Dian Firnandy, mengungkapkan pentingnya pelatihan tersebut untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas kompetensi SDM pelaku UMKM. "Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan pelaku UMKM untuk beradaptasi di era *digitalisasi* yang semakin maju," ujarnya. Data terbaru menunjukkan bahwa terdapat sekitar 17.000 pelaku UMKM di Kabupaten Bangka yang tersebar di berbagai kecamatan. Dari jumlah tersebut, sekitar 500 pelaku UMKM telah berhasil memanfaatkan teknologi digital dalam memasarkan produk usaha mereka. Ini menunjukkan bahwa meskipun masih ada ruang untuk pertumbuhan, sejumlah pelaku usaha telah mengambil langkah awal dalam menghadapi tantangan pemasaran di dunia yang semakin terhubung. ANTARA