BORNEONEWS, Barito-Selatan - Bupati Barito Selatan (Barsel) M Farid Yusran menyerahkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) kepada warga kurang mampu.
“KIS ini merupakan jaminan kesehatan serta untuk peningkatan kesehatan kepada warga yang kurang mampu,” kata Farid Yusran kepada Borneonews usai membagikan KIS. Senin (22/8/2016).
Ia mengatakan, bagi warga yang menerima KIS, dapat menerima pelayanan kesehatan dengan mudah dan cepat.
“KIS ini dibiayai APBN atau program pemerintah pusat dan juga melalui program Barsel sehat yang dibiayai oleh APBD,” jelasnya.
Kepada warga penerima KIS, lanjut dia, agar dapat menggunakan sebagai mana mestinya.
Di tempat terpisah, Kepala Dinsosnakertrans Edi Darmadi mengatakan, jatah Barsel yang diberikan pusat untuk penerima KIS sebanyak 4.000 lebih. Dari jumlah tersebut sebanyak 2.650 sudah dibagikan kepada masyarakat.
“Penerima KIS ini kategorinya masyarakat kurang mampu. Kita telah membagikan sebanyak 2.650 KIS kepada masyarakat,” ucap dia.
Ia mengingatkan kepada RT harus hati-hati mengeluarkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM). Artinya jangan dibagikan sembarangan, harus betul-betul orang yang tidak mampu.
Karena, lanjut dia, pihaknya mengakomodir atau melakukan pendaftaran ke pusat berdasarkan SKTM tersebut.
Selain itu, warga juga harus memahami dan mengerti jangan karena sakit baru mengurus segala sesuatunya.
“Hal ini sering kita jumpai, karena pada saat mereka berobat di rumah sakit dengan membawa SKTM mereka diarahkan ke kita untuk mengurus KIS,” ucap dia.
Ia menambahkan, yang mengeluarkan KIS tersebut berdasarkan hasil data dari Tim Nasional Percepatan penanggulangan Kemiskinan (TNP2K). (URIUTU DJAPER/m).








