JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia telah secara resmi mengumumkan penunjukan Raffi Ahmad, seorang aktor dan pengusaha terkenal, sebagai bagian dari kepengurusan Kadin untuk periode 2024-2029. Dalam struktur organisasi tersebut, Raffi akan menjabat sebagai Wakil Ketua Umum yang bertanggung jawab atas Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Pengumuman ini disampaikan pada sebuah acara di Menara Kadin Indonesia, yang dihadiri oleh Ketua Umum Kadin, Anindya Bakrie, beserta anggota Kadin lainnya. Mulyadi Jayabaya, Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Pertanian, menjadi juru bicara dalam pengumuman tersebut. Dalam kesempatan tersebut, Raffi Ahmad menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Ketua Umum Anindya Bakrie yang telah memberikan kepercayaan atas penugasan ini. "Saya Raffi Ahmad dan Pak Boby dipercayakan sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif," ujarnya, menekankan pentingnya sinergi antara pengusaha dan pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Raffi juga menegaskan bahwa Kadin akan selalu berkomitmen untuk berkolaborasi dengan pemerintah demi kemajuan ekonomi bangsa. Ia optimis bahwa hubungan dan kerja sama antara pengusaha serta pemerintah akan semakin kuat, terutama setelah pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, pada 20 Oktober 2024. "Insya Allah, sinergi kita akan lebih baik setelah pelantikan," tuturnya penuh harapan. Lebih lanjut, Raffi menyatakan bahwa ia bersama timnya akan menyusun program kerja yang relevan setelah pembentukan pemerintahan baru. Ia juga berharap agar kepemimpinan Anindya Bakrie dapat berfungsi sebagai jembatan antara kepentingan pemerintah dan pengusaha, demi mencapai tujuan terbaik bagi masyarakat Indonesia. "Kami berharap Mas Anin bisa terus menyelaraskan apa yang diinginkan pemerintah untuk seluruh rakyat Indonesia, termasuk para pengbisnis," ungkap Raffi. Sebagai langkah awal untuk memulai tugasnya, Raffi menjelaskan bahwa akan ada pertemuan internal yang direncanakan guna membahas strategi pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. "Ini baru saja dimulai, jadi pasti akan ada meeting internal," kata Raffi, menunjukkan komitmennya untuk segera mengambil tindakan. ANTARA