**Borneonews - Banjarmasin**, Cabang olahraga para-renang berhasil memberikan kontribusi medali emas pertama bagi kontingen Kalimantan Selatan dalam ajang Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII yang berlangsung di Solo.
Pelatih para-renang Kalimantan Selatan, Djuhriannoor, menyatakan rasa syukur atas pencapaian dua atletnya. Rafli meraih medali emas sedangkan Ansari berhasil mendapatkan medali perak. Keduanya berkompetisi di kolam renang Intan Pari Karanganyar pada hari yang sama.
Rafli berhasil mengukir prestasi di nomor gaya dada 100 meter dengan waktu 1 menit 30,35 detik. Sementara itu, Ansari berpartisipasi dalam gaya bebas 400 meter dan mencatatkan waktu 6 menit 43,84 detik. Djuhriannoor menjelaskan bahwa Rafli menjalani debutnya di Peparnas dengan performa yang sangat memuaskan, mampu mengatasi lawan-lawannya dengan catatan waktu yang kompetitif.
Dengan hasil ini, dia berharap atlet para-renang lainnya yang juga akan bertanding di kategori berikut bisa meraih prestasi yang lebih baik, dan menambah perolehan medali bagi Kalimantan Selatan.
"Kami optimis para atlet dari NPCI Kalsel akan memperoleh medali lebih banyak di nomor-nomor yang akan datang," ungkapnya.
Di sisi lain, Rafli mengungkapkan rasa bangganya karena berhasil meraih juara di nomor gaya dada 100 meter. "Saya tidak menyangka bisa menjadi juara dan mendapatkan medali emas, mengingat ini adalah kali pertama saya ikut serta di Peparnas," katanya dengan penuh rasa syukur.
Dengan komitmen dan semangat juang yang ditunjukkan, kontingen Kalimantan Selatan berharap terus berprestasi hingga akhir pertandingan.
ANTARA
Para-renang Kalsel Sumbangkan Emas Perdana di Peparnas XVII
Bagikan:

BANJARMASIN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Generasi Tua Dayak Tola' Keluhkan Bahasa Daerah yang Kian Menghilang
Tavares Soroti Penyelesaian Akhir Persebaya Usai Kalah dari PSM
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
DPKP Kotim Serahkan STD-B kepada Desa Bukit Indah, Data Pekebun Sawit Swadaya Diperkuat
Bobon Santoso Sajikan 3.000 Porsi Makanan untuk Petugas dan Warga Terdampak Karhutla di Tumbang Nusa
Jejak Kreativitas Penulis Kalteng Terabadikan dalam Buku Jejak Tutur di Punggung Aksara
Komentar (0)
Memuat komentar…







