SURABAYA –
**Borneonews - Malang,** Masyarakat Kota Malang menggelar proses pemakaman jenazah Antonius Benny Susetyo, yang lebih dikenal sebagai Romo Benny, di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sukun pada Senin siang. Romo Benny adalah Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) dan telah memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat nilai-nilai Pancasila di Indonesia. Upacara pemakaman tersebut dipimpin oleh Mayor Jenderal TNU (Purn) Wisnu Bawa Tenaya, yang juga merupakan Sekretaris Dewan Pengarah BPIP. Dalam pidatonya, Wisnu Bawa Tenaya menyampaikan harapan agar pengabdian dan dedikasi yang telah ditunjukkan oleh almarhum dapat menjadi teladan bagi masyarakat. Ia berharap agar arwah Romo Benny mendapatkan tempat yang layak di sisi-Nya dan mengajak semua yang hadir untuk mendoakan. Andreas Eddy Susetyo, perwakilan dari keluarga Romo Benny, menyatakan harapannya agar semangat dan cita-cita almarhum dapat terus diabadikan oleh publik. Ia menyatakan, "Kami mohon doa kepada semua pihak agar semangat almarhum yang tidak pernah padam dapat terus dilanjutkan, terutama dalam memperkuat pemahaman mengenai Pancasila di masyarakat." Selama proses pemakaman, jenazah Romo Benny tiba di TPU Sukun sekitar pukul 12.00 WIB dengan menggunakan ambulans, setelah sebelumnya diberangkatkan dari Gereja Katolik St Albertus Trapani di Kecamatan Blimbing. Sesampainya di lokasi, peti jenazah yang dibalut dengan bendera merah putih disambut oleh anggota keluarga dan para pelayat. Sejumlah delapan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Malang turut serta dalam menggotong peti jenazah, sementara salah satu anggota membawa salib, dan yang lainnya membawa foto Romo Benny saat berjalan menuju lokasi pemakaman yang telah dipenuhi ratusan pelayat. Prosesi penguburan berlangsung sekitar pukul 12.30 WIB dan diiringi doa dari para pelayat yang hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum. Romo Benny wafat pada 5 Oktober 2024, di Pontianak, Kalimantan Barat. Jenazahnya kemudian dibawa ke Rumah Duka Yayasan Gotong Royong di Kota Malang dan tiba pada sore hari, setelah diberangkatkan dari Bandar Internasional Juanda di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Selama di Pontianak, Romo Benny menjalankan agenda kelembagaan yang berfokus pada penguatan ideologi Pancasila di Indonesia. ANTARA