DENPASAR –
**Borneonews - Denpasar**, Pendatang baru di DPRD Denpasar dari Partai Gerindra, Ida Bagus Yoga Adi Putra, yang akrab disapa Gus Yoga, telah dilantik dan langsung menjabat sebagai wakil ketua untuk periode 2024-2029. Dengan usia yang baru menginjak 32 tahun, ia menjadi wakil ketua termuda di lembaga legislatif tersebut. Dalam pernyataannya, Gus Yoga menyampaikan komitmennya untuk menjalankan tugas dengan fokus pada pengembangan kegiatan yang melibatkan kalangan muda serta pengawasan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Ia menjelaskan, "Kami akan segera membahas APBD, dan baru-baru ini kami telah merancang APBD untuk tahun 2025. Pengelolaan sampah juga menjadi perhatian utama kami, terutama setelah implementasi pemisahan sampah organik dan anorganik yang dimulai pada tanggal 1 Oktober lalu." Dalam Pemilu 2024, Gus Yoga memperoleh suara tertinggi di DPRD Denpasar dengan total 8.313 suara. Ia menyadari bahwa tantangan terkait pengelolaan sampah di daerah ini semakin kompleks, terutama mengingat keberadaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung yang tidak dapat diharapkan lagi sebagai solusi jangka panjang. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menjalankan tugasnya. Tidak hanya bekerja sendiri, Gus Yoga berencana mendengarkan masukan dari semua fraksi yang ada di DPRD, yakni Fraksi Gerindra, PDIP, Golkar, dan PSI-NasDem, yang secara total terdiri dari 45 anggota dewan. Dalam struktur kepemimpinan DPRD Denpasar, ketua dijabat oleh I Gusti Ngurah Gede dari PDIP yang telah menjabat selama tiga periode. Bersama Gus Yoga, ada juga I Wayan Mariyana Wandhira dari Partai Golkar dan Made Oka Cahyadi Wiguna dari PSI yang menjabat sebagai wakil ketua. Gus Yoga, yang juga merupakan seorang pemilik hotel di Nusa Penida, menyampaikan bahwa misi awalnya setelah dilantik adalah untuk membentuk alat kelengkapan dewan dengan melibatkan senior-seniornya. Ia mengungkapkan rencana untuk menempatkan masing-masing dua kader Partai Gerindra di setiap komisi. Penunjukan tersebut akan dilakukan berdasarkan kompetensi serta keinginan para kader. "Demi kepentingan partai, kami akan memastikan bahwa ada dua orang dari Gerindra di setiap komisi, ini disesuaikan dengan kemampuan dan pengalaman mereka. Kami akan mengakomodasi keinginan semua, karena penting bagi Partai Gerindra untuk memiliki perwakilan di semua komisi," tegasnya. ANTARA