KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Kapuas kembali menjalankan program Jemput Bola untuk mempermudah warga dalam mengakses layanan Identitas Kependudukan Digital (IKD). 

Program ini dilaksanakan di Kecamatan Pulau Petak dan Mantangai mulai hari ini hingga 12 Oktober 2024.

Dalam pelaksanaan program ini, tim dari Disdukcapil dibagi menjadi dua kelompok untuk menjangkau desa-desa di kedua kecamatan tersebut. 

Di Kecamatan Pulau Petak, tim akan mendatangi Desa Anjir Palambang, Desa Sei Tatas, Desa Handiwung, Desa Teluk Palinget, Desa Narahan Baru, dan Desa Sei Tatas Hilir.

Sementara, di Kecamatan Mantangai, tim akan mengunjungi Desa Lamunti Permai, Desa Sekata Bangun, Desa Lamunti Baru, Desa Warga Mulya, dan Desa Manyahi.

Program Jemput Bola ini merupakan salah satu langkah inovatif yang dilakukan oleh Disdukcapil Kapuas untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan IKD tanpa harus datang langsung ke kantor Dukcapil.

Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Dinas Dukcapil Kapuas, Suryantinah menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk mempercepat aktivasi IKD di seluruh wilayah, terutama di daerah pedesaan yang masih sulit dijangkau.

“Program ini bertujuan mengubah KTP-el fisik menjadi digital. Meski ada tantangan seperti rendahnya angka aktivasi di beberapa wilayah, kami tetap berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat melalui program jemput bola dan sosialisasi," katanya, Senin, 7 Oktober 2024.

Selain memudahkan akses administrasi kependudukan, program ini juga diharapkan mampu mendukung target nasional, di mana pemerintah menargetkan setidaknya 30 persen penduduk Indonesia sudah memiliki IKD pada akhir tahun 2024. 

Program ini juga diintegrasikan dalam berbagai kegiatan publik, termasuk sosialisasi bagi pemilih pemula.

"Dengan adanya IKD, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah mengakses layanan publik dan administrasi kependudukan," pungkasnya. (DODI/j)