JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Dalam sebuah pengumuman yang signifikan, Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Pengembangan Ekonomi Daerah, Mulyadi Jayabaya, menginformasikan bahwa Anindya Bakrie terpilih sebagai Ketua Umum Kadin untuk periode 2024-2029, sementara Arsjad Rasjid akan memimpin sebagai Ketua Dewan Pertimbangan. Mulyadi menyatakan, "Ketua Dewan Pertimbangan, Bapak Arsjad Rasjid, sangat luar biasa. Anindya Bakrie memberikan penghargaan kepada Arsjad, karena Kadin dipimpin oleh satu suara, yaitu Anindya Bakrie." Pernyataan ini disampaikan di tengah Acara Diskusi Ekonomi yang dihadiri oleh para pengusaha internasional senior di Jakarta, pada hari Senin. Pengumuman resmi mengenai kepengurusan Kadin periode mendatang berlangsung di Menara Kadin Indonesia. Mulyadi kembali menegaskan posisi Anindya Bakrie sebagai Ketua Umum. Namun, yang menarik, tidak tampak kehadiran Arsjad Rasjid dalam acara tersebut. Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah pengusaha terkemuka, termasuk CEO Arsari Group, Hashim S. Djojohadikusumo, yang juga merupakan adik dari presiden terpilih Prabowo Subianto. Selain itu, mantan Ketua MPR, Bambang Soesatyo, yang baru saja dilantik sebagai anggota DPR/MPR RI untuk periode 2024-2029, diangkat sebagai Wakil Ketua Koordinator Bidang Hukum dan HAM Kadin. Raffi Ahmad, seorang aktor yang merambah dunia bisnis, juga turut serta sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Sementara itu, Clarissa Tanoesoedibjo, putri dari Executive Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo, ditunjuk sebagai Wakil Ketua bidang Komunikasi dan Informatika. Anindya Bakrie menekankan bahwa hingga saat ini, kepengurusan Kadin baru mencapai 50 persen, dengan rencana untuk segera menyelesaikan seluruh struktur organisasi. Dalam sambutannya, dia menyatakan, "Pak Jayabaya akan mengumumkan pengurus inti, saat ini kami baru 50 persen, tetapi kami optimis akan dapat menyempurnakan dalam dua hingga tiga minggu ke depan." Dia juga menambahkan, "Penting untuk memiliki kepengurusan yang solid, dan kami mendapatkan banyak respons positif dari berbagai pihak yang ingin bergabung, baik di eksekutif maupun dewan-dewan." Sebelumnya, Arsjad Rasjid dan Anindya Bakrie sepakat untuk menggelar Musyawarah Nasional (Munas) Kadin setelah pelantikan Presiden Terpilih, Prabowo Subianto, pada 20 Oktober 2024. Kesepakatan ini dicapai dalam pertemuan yang berlangsung pada 27 September dan dihadiri oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia. "Kami melakukan pertemuan yang produktif, saling mendengarkan dan berdiskusi. Kami menyepakati untuk mengadakan Musyawarah Nasional setelah pelantikan Presiden Terpilih," kata Arsjad dalam penjelasannya di Jakarta. ANTARA