JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan bahwa saat ini waktu penandatanganan Keputusan Presiden (Keppres) yang berkaitan dengan pemindahan ibu kota ke Ibu Kota Nusantara masih dalam tahap kajian oleh Presiden terpilih, Prabowo Subianto. Dasco menjelaskan bahwa Prabowo saat ini tengah sibuk menyusun dan mengkaji berbagai keputusan kementerian yang akan segera diumumkan dan dilantik. Hal ini menunjukkan komitmen Prabowo untuk memastikan segala persiapan dilakukan dengan matang sebelum mengambil langkah lebih lanjut. Meskipun demikian, Dasco menegaskan bahwa setelah dilantik sebagai Presiden Republik Indonesia, Prabowo dijadwalkan untuk menandatangani Keppres IKN tersebut. Ini menandakan bahwa langkah formal untuk pemindahan ibu kota akan segera terwujud setelah kepemimpinan Prabowo dimulai. Sebelumnya, Presiden Joko Widodo juga menyatakan bahwa seharusnya penandatanganan Keppres IKN dilakukan oleh Presiden yang baru, yaitu Prabowo, ketika semua persiapan yang berkaitan dengan ibu kota baru telah terpenuhi. Menurutnya, penting bagi presiden terpilih untuk mengambil alih proses ini, karena itu adalah bagian dari peralihan kekuasaan yang dipersiapkan. Usai acara *Nusantara TNI Fun Run* di IKN, Kalimantan Timur, pada Minggu (6/10), Presiden Joko Widodo menekankan bahwa dia tidak berniat membuat keputusan strategis di akhir masa jabatannya yang tinggal dua minggu. Dia mengingatkan bahwa pemindahan ibu kota bukan hanya sekadar perpindahan lokasi fisik, melainkan juga tentang pembangunan ekosistem yang mendukung keberlanjutan ibu kota baru. “Sekali lagi saya sampaikan, memindahkan ibu kota itu tidak hanya urusan fisiknya saja, tetapi membangun ekosistemnya itu yang perlu, dan ekosistem itu harus jadi,” ujarnya. Pernyataan ini menegaskan bahwa Presiden yang baru akan memiliki tanggung jawab besar dalam menyelesaikan isu-isu terkait kesiapan IKN. ANTARA