MAKASSAR –
**Borneonews - Makassar**, Pengurus Persatuan Tinju Nasional (Pertina) Provinsi Sulawesi Selatan saat ini tengah merencanakan dua agenda kejuaraan tinju. Rencana ini disusun dalam sebuah rapat pleno yang berlangsung di salah satu hotel di Makassar. Ketua Pengurus Provinsi Pertina Sulsel, Harpen Reza Ali, mengungkapkan bahwa agenda yang akan datang mencakup *Kejurda Tinju Pertina Sulsel Cup*, yang dijadwalkan berlangsung pada awal atau pertengahan bulan Desember. Selain itu, mereka juga merencanakan pelaksanaan *Kejuaraan Tinju Kapolda Cup* yang akan dilaksanakan pada tahun 2025. Harpen menjelaskan bahwa kedua agenda ini dirancang dengan tujuan untuk menilai kemampuan para atlet sebelum mereka berpartisipasi dalam Pra-Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) cabang olahraga tinju. Kegiatan tersebut direncanakan paling lambat dilaksanakan pada bulan Desember tahun 2025. “Tujuan utama dari kejuaraan ini adalah untuk mengukur kemampuan para atlet sebelum mengikuti Pra-Porprov yang kami agendakan pada bulan Desember 2025,” ungkapnya. Dalam kesempatan tersebut, rapat pleno tidak hanya membahas agenda kegiatan kejuaraan, tetapi juga meliputi sejumlah program kerja serta evaluasi internal pengurus di Pertina Sulsel. Harpen melanjutkan, rapat juga akan menyampaikan laporan mengenai hasil yang diperoleh pada *PON XXI* di Aceh dan Sumatera Utara yang dijadwalkan berlangsung pada tahun 2024 di Pematangsiantar. Sebagai langkah selanjutnya, pengurus Pertina Sulsel juga akan melakukan evaluasi terhadap kepengurusan yang ada. Mereka telah merotasi serta menyusun nama-nama baru yang akan mengisi struktur kepengurusan untuk sisa masa bakti 2024-2026. “Dalam hasil evaluasi kepengurusan ini, kami telah menyusun struktur yang baru. Semua pembahasan dan keputusan telah diambil secara kolektif oleh pengurus melalui surat keputusan,” tambahnya. Mengenai penentuan lokasi sebagai tuan rumah untuk *Kejurda Tinju*, Sekretaris Pengprov Pertina Sulsel, Sri Syahril, menyatakan bahwa semua keputusan akan diserahkan kepada pengurus cabang di tingkat kabupaten dan kota di Sulsel. “Setiap daerah di Sulsel memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi tuan rumah kejuaraan ini. Keputusan akhir akan didasarkan pada kesiapan dari daerah tersebut. Kami akan memfinalisasi ini dalam Rapat Kerja Pertina Sulsel. Daerah yang paling siap akan kami jadikan tuan rumah,” tutupnya. ANTARA