JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, LeBron James dan putranya, Bronny James, telah menciptakan sejarah baru sebagai pasangan ayah dan anak pertama yang tampil bersama dalam pertandingan *National Basketball Association* (NBA). Pertandingan tersebut berlangsung di Arcisure Arena, di mana Los Angeles Lakers harus menelan kekalahan tipis dengan skor 114-118 dari Phoenix Suns dalam laga pramusim yang dilaksanakan pada hari Senin waktu setempat. Bronny, yang baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-20, memasuki lapangan pada kuarter kedua dan bergabung dengan LeBron di tim yang sama. Momen ini sangat berarti bagi LeBron sebagai seorang ayah. Ia menyatakan, “Bagi seorang ayah, ini berarti segalanya.” Dalam wawancaranya, ia menegaskan, “Bisa berbagi momen seperti ini dengan anak saya adalah impian terbesar yang bisa diharapkan oleh seorang ayah.” Pelatih Lakers, JJ Redick, mengungkapkan bahwa ia telah memberitahu LeBron mengenai kemungkinan mereka bisa bermain bersama di pertandingan ini. Hal itu memberi keduanya kesempatan untuk mempersiapkan diri. “Saya senang bisa menjadi bagian dari momen ini,” kata Redick. Ia juga menambahkan bahwa ini merupakan bukti kemampuan LeBron yang masih dapat bersaing di musim ke-22 dan dedikasi Bronny yang membawanya hingga ke titik ini. Walaupun keduanya hanya bermain bersama selama 4 menit 9 detik, terdapat beberapa momen yang cukup berkesan. Salah satunya adalah ketika mereka bekerja sama dalam pertahanan lapangan. Namun, aksi assist antara ayah dan anak tersebut belum tercipta, karena Bronny tidak berhasil mencetak tembakan tiga angka setelah mendapatkan umpan dari LeBron. Di musim ke-22nya di NBA, LeBron memimpin Lakers di paruh pertama pertandingan dengan mencetak 19 poin dari delapan tembakan yang berhasil dari total 12 upaya. Rekan setimnya, Anthony Davis, juga menunjukkan penampilan yang mengesankan dengan menambahkan 17 poin melalui tujuh tembakan yang berhasil dari sepuluh percobaan. Bronny tampil selama 13 menit 25 detik, meskipun tidak mencetak poin dan menghadapi empat turnover. Namun, ia menunjukkan semangat kerja keras yang patut diapresiasi, terutama dalam permainan bertahan. Anthony Davis memberikan pujian, “Dia memiliki potensi besar terutama dalam pertahanan. Dia masih dalam proses belajar, tetapi saya terkesan dengan apa yang saya saksikan darinya di kedua sisi lapangan, terutama dalam aspek defensif.” ANTARA