PADANG –
**Borneonews - Padang** Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menegaskan komitmennya untuk tetap memberikan bantuan keuangan bagi para guru di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Bantuan ini berupa tunjangan khusus yang totalnya mencapai Rp12 miliar, meskipun daerah tersebut telah keluar dari kategori daerah tertinggal. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Sumbar, Medi Iswandi, menyampaikan bahwa tunjangan khusus ini akan terus dialokasikan selama tiga hingga empat tahun ke depan. Langkah ini diambil untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Bumi Sikerei, julukan untuk Mentawai, dan diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perbaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) wilayah tersebut. Medi menambahkan bahwa pemerintah provinsi akan terus memastikan keberlanjutan dari bantuan ini, yang nantinya akan dikenal sebagai tunjangan bagi daerah terpencil. Dengan adanya tunjangan ini, diharapkan terjadi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Kepulauan Mentawai secara signifikan. Di sisi lain, Penjabat Sementara (Pjs) Ombudsman Perwakilan Sumbar, Adel Wahidi, menyatakan dukungannya terhadap terlepasnya Kabupaten Kepulauan Mentawai dari status daerah tertinggal. Hal ini menyusul diterbitkannya Surat Keputusan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 490 Tahun 2024. Meskipun demikian, Adel juga mengingatkan pentingnya evaluasi berkala yang harus dilakukan oleh pemerintah pusat, provinsi, dan daerah. Salah satu perhatian Ombudsman adalah mengenai pemberian tunjangan khusus kepada para guru di daerah Bumi Sikerei. "Kami menyambut baik rencana Pemerintah Provinsi Sumbar untuk tetap mengalokasikan tunjangan senilai Rp12 miliar kepada para guru di Mentawai," tuturnya. Namun, ia juga menekankan bahwa alokasi anggaran tersebut tidak seharusnya terbatas pada periode tiga atau empat tahun ke depan. Ada kekhawatiran bahwa jika anggaran ini dihentikan, tujuan untuk memperbaiki IPM akan sulit dicapai. Jika evaluasi berkala menunjukkan bahwa Kabupaten Kepulauan Mentawai telah mencapai kestabilan fiskal dan IPM yang terus meningkat selama beberapa tahun ke depan, maka alokasi anggaran tersebut dapat dialihkan ke sektor lain yang membutuhkan. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan guru di Mentawai dapat terus meningkat dalam jangka panjang. ANTARA