**Borneonews - Kuala Lumpur**, Layanan penerbitan *e-passport* atau paspor elektronik yang diluncurkan baru-baru ini dinilai dapat memenuhi kebutuhan warga negara Indonesia (WNI) yang berada di luar negeri, termasuk di antaranya adalah para pekerja migran Indonesia (PMI). Hal ini disampaikan oleh Konsul Jenderal Republik Indonesia (Konjen RI) Johor Bahru, Sigit S Widiyanto.
Dalam pernyataannya, Konjen Sigit menjelaskan bahwa penerbitan *e-passport* diharapkan dapat membantu WNI yang bekerja dan tinggal di negara-negara seperti Johor, Pahang, Malaka, serta Negeri Sembilan. Menurutnya, layanan ini berperan penting dalam meningkatkan interaksi antarpersonal atau *people-to-people contact* di wilayah kerja konsulat. Selain itu, ini juga akan memfasilitasi para pekerja migran Indonesia agar memiliki dokumen yang sah saat melaksanakan pekerjaan mereka di Malaysia.
Peluncuran layanan *e-passport* tersebut telah dilakukan pada hari Minggu, 6 Oktober 2024, yang dihadiri oleh perwakilan dari organisasi masyarakat Indonesia, staf KJRI Johor Bahru, serta pengajar dari Sekolah Indonesia Johor Bahru (SIJB). Keberadaan layanan ini merupakan langkah signifikan dalam meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan oleh perwakilan Republik Indonesia kepada WNI. Peluncuran ini juga selaras dengan prioritas dalam kebijakan luar negeri di bidang pelayanan dan perlindungan terhadap WNI.
Staf Teknis Imigrasi, Wahyu Kusumanegara, menjelaskan bahwa *e-passport* memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan dengan paspor konvensional. Di antara fitur canggihnya adalah keberadaan cip yang mampu menyimpan berbagai data biometrik pemegang paspor, cip yang merekam data perlintasan sehingga pengguna tidak perlu lagi mendapatkan cap, serta akses *autogate* di setiap Tempat Pemeriksaan Imigrasi Indonesia. Selain itu, *e-passport* juga menawarkan keamanan lebih tinggi terhadap upaya pemalsuan dan kemudahan bebas visa ke sejumlah negara, termasuk Jepang.
Dalam acara peluncuran layanan di KJRI Johor Bahru, Wahyu diberikan kehormatan untuk menyerahkan paspor elektronik pertama kepada perwakilan WNI, yaitu Fatimah dan Yesi Gusmawati, serta kepada Tohari yang merupakan staf konsulat jenderal. Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan kemudahan dan keamanan lebih bagi WNI yang tinggal dan bekerja di luar negeri.
ANTARA
Layanan e-paspor Mudahkan WNI dan Pekerja Migran di Malaysia
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebakaran di Sungai Andai Banjarmasin, Dua Rumah Terdampak
BPBD Kapuas Sampaikan Duka atas Meninggalnya Warga yang Kerap Bantu Padamkan Karhutla
Seorang Pria Meninggal Dunia Saat Salat Jum'at di Masjid Al Hidayah Banjarmasin
Bayi Laki-Laki Ditemukan di Pelataran Musala di Kotabaru
Warga Kasongan Dihebohkan Penemuan Mayat Membusuk di Parit Jalan DI Panjaitan
Topan Champi Ancam Taiwan, Sekolah dan Perkantoran Ditutup di 20 Wilayah
Komentar (0)
Memuat komentar…







