JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mendorong percepatan pengembangan sektor industri gim di seluruh daerah. Hal ini diungkapkan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) mengenai Pengendalian Inflasi Daerah sekaligus mempercepat pengembangan industri gim nasional yang dilaksanakan di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kantor Pusat Kemendagri pada hari Senin. Dalam keterangannya, Tito menyatakan bahwa ia sangat mendukung program nasional ini, yang dianggapnya sebagai harta karun yang belum sepenuhnya dimanfaatkan. Dia menegaskan bahwa gim telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa di Indonesia. Meski demikian, Tito mencatat bahwa potensi besar dalam industri gim ini masih belum tergali dengan optimal. Indonesia, sebagai negara dengan populasi terbanyak keempat di dunia, masih didominasi oleh produk *gaming* dari luar negeri. Ia menekankan pentingnya memaksimalkan potensi ini, tidak hanya bagi pertumbuhan ekonomi, tetapi juga untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pengembangan industri gim lokal dapat memberikan manfaat tambahan dalam bentuk Pendapatan Asli Daerah (PAD). Melalui sektor ini, daerah tidak hanya akan mendapatkan pendapatan tetapi juga dapat menjadi sarana untuk mengkomunikasikan program-program pemerintah kepada masyarakat luas. Contoh yang diberikan oleh Tito meliputi gim yang berfokus pada isu-isu penting seperti penanganan *stunting*, promosi pariwisata, konservasi lingkungan, serta edukasi tentang kepatuhan berlalu lintas. Dengan mempertimbangkan dampak globalisasi, Tito berpendapat bahwa pengaruh budaya asing sangat mungkin memengaruhi nasionalisme warga negara. Untuk mengatasi hal ini, dia mengusulkan agar pahlawan nasional ditampilkan dalam gim. Jika gim lokal Indonesia dapat dikenal di pasar internasional, khususnya di kawasan ASEAN, ini akan membantu mempertahankan nilai budaya dan ideologi yang ada. Ia menegaskan pentingnya promosi pahlawan dan keindahan wisata nasional Indonesia melalui pengembangan gim sebagai langkah untuk memperluas wawasan dan rasa nasionalisme bangsa. Di sisi lain, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk mensosialisasikan pengembangan gim lokal. Sandiaga menekankan kebutuhan akan rencana aksi pada tahun 2025 yang harus disusun oleh para kepala daerah dan diintegrasikan ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) untuk periode 2026-2029. Amanat ini sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 19 Tahun 2024 yang berfokus pada percepatan pengembangan industri gim nasional. Dia berharap bahwa industri gim dapat berkontribusi secara signifikan dan menciptakan kesejahteraan yang berkelanjutan bagi bangsa, menjelang Indonesia Emas 2045. Sandiaga mengapresiasi dukungan dan kehadiran Mendagri serta para pemimpin daerah yang turut hadir dalam kegiatan ini. Dalam pendataan, diketahui ada lebih dari 500 kepala daerah yang berpartisipasi secara *offline* dan *online*, dengan total peserta hampir mencapai 4.000 orang. ANTARA