**Borneonews - Pontianak**, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) tengah merumuskan berbagai strategi untuk meningkatkan efisiensi serta efektivitas layanan di Pintu Lintas Batas Negara (PLBN). Langkah ini diambil sebagai upaya untuk memajukan wilayah perbatasan yang diharapkan dapat menjadi contoh kemajuan bangsa Indonesia.
Perwakilan Pemerintah Provinsi Kalbar, Harisson, menyatakan bahwa telah dilakukan pembahasan mengenai beragam strategi yang dapat diterapkan untuk mengoptimalkan pelayanan di PLBN. Diskusi tersebut mencakup beberapa aspek vital seperti perbaikan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pertimbangan ekonomi dan penerapan *digitalisasi* dalam sistem pelayanan dan pengawasan.
Harisson berharap bahwa program-program yang dirumuskan dapat memberikan dasar yang kuat bagi pengembangan PLBN di Kalimantan Barat. Dengan pelayanan yang baik, diharapkan PLBN dapat berperan sebagai gerbang negara serta pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan perbatasan.
Saat ini, Kalimantan Barat memiliki empat PLBN yang krusial untuk pembangunan nasional, yaitu PLBN Entikong, PLBN Aruk, PLBN Badau, dan PLBN Jagoi Babang. Dalam konteks ini, Harisson menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan di PLBN sebagai langkah yang sejalan dengan harapan Pemerintah Pusat.
Setelah pengembangan sarana dan prasarana, fokus kami adalah pada perbaikan dan peningkatan standar operasional prosedur (SOP) dalam pelayanan, ujarnya dengan tegas. Ia menekankan bahwa pengembangan teknologi juga menjadi prioritas dalam menjaga kualitas layanan di PLBN.
Perkembangan tidak hanya terletak pada infrastruktur fisik, tetapi juga dalam penerapan teknologi dan *digitalisasi*. Ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk mengintegrasikan teknologi modern dalam pelayanan di kawasan perbatasan, tambahnya.
Pemerintah Provinsi Kalbar juga berkomitmen untuk melakukan evaluasi serta perbaikan berkelanjutan terhadap kinerja PLBN. Hal ini sejalan dengan visi pembangunan nasional yang mengedepankan kawasan perbatasan demi mencapai pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, terkait peredaran narkoba yang sering terjadi melalui PLBN, Harisson menekankan pentingnya pengetatan proses penyaringan untuk mencegah masuknya barang-barang ilegal. Aspek keamanan sangat krusial. Kami menggunakan mesin X-Ray untuk memeriksa orang, dan anjing pelacak untuk barang. Namun, kami juga harus mengingat bahwa efektivitas anjing pelacak terbatas, hanya dapat digunakan dalam rentang waktu tertentu. Oleh karena itu, kami akan menerapkan pemeriksaan X-Ray pada kendaraan yang keluar masuk PLBN, jelasnya.
Harisson juga mengajak masyarakat di sekitar wilayah perbatasan untuk memanfaatkan sistem transaksi keuangan secara elektronik. "Kemudahan dalam melakukan transaksi keuangan sangat penting. Kami bersama HIMBARA mendorong semua pihak untuk beralih ke pembayaran tanpa uang tunai melalui sistem QRIS dan *mobile banking*," tuturnya.
ANTARA
Upaya Pemprov Kalbar Tingkatkan Layanan di Pintu Lintas Batas
Bagikan:

PONTIANAK –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Tinjau Kebakaran 5 Rumah dan Masjid di Cempaga, Bupati Kotim Minta Perusahaan Bantu Korban
Kapolres Gumas Ajak Masyarakat Tingkatkan Kedisiplinan Berlalu Lintas dalam Operasi Patuh Telabang
Berbalik Arah Tanpa Isyarat, Yamaha NMAX Bertabrakan dengan Honda Scoopy di Jalan Pemuda Kuala Kapuas
DPRD Palangka Raya ini Minta Pemkot Libatkan Ahli Gambut demi Tangani Karhutla
Bupati Seruyan Tinjau Cek Kesehatan Gratis di Tumbang Manjul
CFO PT CBUT Tbk Ronny Hertantyo Raharjo Meninggal Dunia, Karyawan Merasa Kehilangan
Komentar (0)
Memuat komentar…







