JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) akan melaksanakan acara Gebyar Pelayanan Prima sebagai bentuk penghargaan atas peningkatan dalam layanan publik. Acara ini mengusung tema *Wujudkan Ekosistem Pelayanan Publik Transformatif, Inovatif, dan Inklusif* dan dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada hari Selasa, 8 Oktober. Menteri PANRB, Abdullah Azwar Anas, menyatakan harapannya bahwa event ini dapat memperkuat sinergi dan kolaborasi antara berbagai instansi pemerintah dalam upaya peningkatan layanan publik. Menurutnya, penting bagi reformasi birokrasi untuk membawa dampak yang nyata, sehingga masyarakat merasakan kehadiran pemerintah dalam kehidupan sehari-hari. Plt. Deputi Bidang Pelayanan Publik, Abdul Hakim, menambahkan bahwa Kementerian PANRB, sebagai instansi yang membina pelayanan publik, senantiasa berupaya mendorong semua instansi pemerintah untuk terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas layanan yang diberikan. Dengan diadakannya Gebyar Pelayanan Prima, Hakim mengajak setiap instansi pemerintah di tingkat kementerian, lembaga, dan daerah untuk melakukan inovasi serta menerapkan kebijakan yang mendukung wujudnya pelayanan prima. Hasil pengukuran kualitas layanan publik yang dilakukan oleh Kementerian PANRB menunjukkan bahwa Indeks Pelayanan Publik (IPP) Nasional tahun 2023 mencatat skor 3,78 pada skala 5, yang berarti berada dalam kategori baik. Di sisi lain, nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Nasional tahun 2023 mencapai skor 3,53 pada skala 4. Namun, Hakim juga menekankan bahwa tuntutan masyarakat untuk peningkatan kualitas layanan publik terus bergema. Oleh karena itu, perbaikan perlu dilakukan di seluruh instansi pemerintah yang terlibat dalam penyelenggaraan layanan publik. Sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, Gebyar Pelayanan Prima akan menyelenggarakan berbagai rangkaian kegiatan. Ini mencakup pemberian penghargaan untuk pelayanan publik, *soft launching* mal pelayanan publik (MPP), penetapan mal pelayanan publik digital (MPPD), serta pengembangan jaringan inovasi pelayanan publik (JIPP). Di samping itu, acara ini juga akan menghadirkan sesi inspiratif yang dibawakan oleh Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin. Ia akan berbagi cerita dan pengalaman mengenai praktik baik dalam penyelenggaraan layanan publik di Kementerian Kesehatan. Menteri PANRB juga dijadwalkan untuk memberikan penghargaan pemenang berdasarkan evaluasi kinerja unit penyelenggara pelayanan publik (UPP) di tingkat kementerian dan lembaga. Penghargaan juga akan diberikan kepada instansi yang berhasil dalam melakukan pembinaan pelayanan publik yang ramah bagi kelompok rentan serta bagi mereka yang menunjukkan keberlanjutan dan inovasi dalam layanan publik. Jumlah penerima penghargaan yang akan diumumkan terdiri dari 10 instansi untuk Penghargaan Pembinaan Pelayanan Publik Ramah Kelompok Rentan, 21 instansi untuk Penghargaan Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik, dan 75 instansi untuk Penghargaan Pemantauan Keberlanjutan dan Replikasi Inovasi Pelayanan Publik. Acara Gebyar Pelayanan Prima dengan tema *Wujudkan Ekosistem Pelayanan Publik Transformatif, Inovatif, dan Inklusif* dapat disaksikan secara langsung melalui kanal YouTube Kementerian PANRB mulai pukul 09.00 WIB. ANTARA