BOGOR –
**Borneonews - Depok**, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok memberikan pengakuan kepada dua institusi pendidikan, yaitu SMA Negeri 8 Depok dan SDIT Miftahul Ulum, yang telah berhasil meraih penghargaan Adiwiyata Mandiri dan Adiwiyata Tingkat Nasional Tahun 2024. Penghargaan ini juga diberikan kepada SD Sekolah Alam Matoa. Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok, Nina Suzana, secara resmi menyerahkan penghargaan tersebut di Balaikota Depok pada hari Senin. Dalam kesempatan tersebut, Nina menegaskan bahwa pencapaian ini sangat berarti bagi Kota Depok. Menurutnya, meraih penghargaan tersebut bukanlah hal yang mudah, karena sekolah-sekolah tersebut telah berhasil menerapkan program pendidikan yang mengedepankan konsep sehat, bersih, dan berprestasi. Nina Suzana menyatakan bahwa prestasi ini diharapkan dapat menjadi panutan bagi sekolah-sekolah lainnya di wilayah Kota Depok. Dia juga menekankan pentingnya kesadaran dari seluruh komponen di lingkungan sekolah, termasuk siswa, guru, serta pengurus sekolah, untuk lebih peduli terhadap lingkungan. “Diharapkan, penerapan budaya peduli lingkungan yang dimulai di sekolah ini dapat meluas dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat sekitar,” ungkapnya. Sekolah Adiwiyata merupakan jenis pendidikan yang menekankan kepedulian dan budaya peduli lingkungan. Program yang dijalankan oleh sekolah-sekolah tersebut sangat beragam, antara lain menciptakan suasana belajar yang kondusif, menginisiasi upaya pelestarian lingkungan, dan bertanggung jawab dalam menjaga kehidupan ekosistem. Salah satu kegiatan rutin yang dilakukan oleh sekolah Adiwiyata mencakup pembersihan lingkungan, pengelolaan serta pemilahan sampah, serta penghematan dalam penggunaan air dan listrik. Inisiatif ini menunjukkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan pendidikan berkelanjutan. ANTARA