JAKARTA –
**Borneonews - Thailand**, Lebih dari 30.000 keluarga di Thailand kini merasakan dampak serius akibat banjir yang meluas di beberapa wilayah. Saat ini, operasi penyelamatan dan bantuan terus dilaksanakan untuk membantu korban yang terkena imbas bencana ini. Sebanyak 20 provinsi yang berada di wilayah utara dan timur laut Thailand masih berjuang menghadapi tantangan akibat situasi banjir yang terjadi. Menurut laporan terbaru yang disampaikan oleh Bangkok Post, kondisi ini telah berlangsung untuk sementara waktu. Banjir telah melanda berbagai daerah, termasuk Ang Thong, Ayutthaya, Buri Ram, Chaiyaphum, Chiang Mai, Chiang Rai, Kalasin, Lampang, Lamphun, Maha Sarakham, Nakhon Ratchasima, Nakhon Sawan, Phetchabun, Phitsanulok, Sing Buri, Sukhothai, Suphan Buri, Tak, Ubon Ratchathani, hingga Udon Thani. Data dari Departemen Pencegahan dan Mitigasi Bencana Thailand menunjukkan bahwa sejak 16 Agustus, sebanyak 34.373 keluarga telah terpengaruh, dan setidaknya 26 jiwa telah hilang akibat tragedi ini. Di tengah situasi yang sulit, otoritas berwenang melaksanakan operasi pencarian dan penyelamatan setelah dua ekor gajah dilaporkan tenggelam di Elephant Nature Park, Chiang Mai, yang dikenal sebagai salah satu daerah yang paling terdampak oleh banjir. Usaha intensif tengah dilakukan untuk menemukan gajah-gajah tersebut yang terjebak dalam air yang terus meningkat dan arus banjir yang sangat deras. Dukungan tambahan datang dari helikopter Angkatan Udara Kerajaan Thailand yang turut membantu dalam misi pencarian ini. Elephant Nature Park sendiri merupakan rumah bagi 126 ekor gajah, dan dua di antaranya dipastikan telah mati akibat terhanyut oleh air banjir. Salah satu gajah betina, Phang Fah Sai, ditemukan telah meninggal di dekat resor Sibsan yang terletak di distrik Mae Taeng pada pagi hari Sabtu. Sementara itu, gajah lainnya yang dilaporkan mati diduga adalah Plang Mae Khor, yang sebelumnya mengalami cacat pada kakinya. Keadaan ini menunjukkan betapa seriusnya dampak dari bencana alam yang merenggut nyawa serta menghancurkan kehidupan banyak orang di Thailand. ANTARA